Advertisement

Tiga Rumah di Purwakarta Retak Parah, Akibat Pembangunan Kereta Cepat !

Tiga Rumah di Purwakarta Retak Parah, Akibat Pembangunan Kereta Cepat !
Pic From Sajajar.id/net2net
Editor: Malda Hot News —Sabtu, 16 November 2019 15:10 WIB

Terasjabar.id - Tiga rumah milik warga di Kampung Tegal Nangklak RT 021/08 Desa Bunder Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta rusak parah imbas dari pembangunan kereta cepat.

Bahkan milik Cucu, Nani dan Ati terpaksa dikosongka karena penghuninya khawatir jika tetap ditempati akan mengancam keselamatan mereka. Pasalnya beberapa bagian tembok rumah nyaris ambrol.

Dikatakan salahsatu pemilik rumah, Cucu, kondisi tersebut terjadi diduga akibat dampak pembangunan jalur kereta cepat yang tengah dibangun tidak jauh dari tempat tinggalnya.

"rumahnya mau pada roboh malah tiga rumah hancur dan retak - retak membesar, di atas rumah itu jalan proyek getaran ya dari mesin - mesin,termasuk getaran alat berat dari mesin terowongan," ujar Cucu. Di Purwakarta.

Gambar mungkin berisi: 2 orang

Cucu juga mengatakan bahwa sampai saat ini, ia baru mendapat uang sebesar Rp. 1 juta, hanya untuk mengontrak rumah.

Sedangkan untuk uang ganti rugi, dirinya baru mendapatkan bahasa lisan dari pihak kontraktor kereta cepat.

"Sementara disuruh ngontrak dulu, kalau bilang mah iya mau diganti termasuk rumah yang lainnya yang terdampak, tetapi katanya masih menunggu proses," jelasnya.

Munculnya retakan berawal pada September 2019 lalu. Bahkan bersama warga pihaknya sudah melayangkan protes tetapi tidak tanggapi dengan cepat.

Bukan hanya rumah miliknya, tetapi ada sebelas rumah lainnya yang mengalami hal sama tetapi belum separah rumah yang ditinggalinya.

Kepada warga pihak kontraktor kereta cepat hanya mengatakan akan diproses cepat apabila sudah terjadi kerusakan yang parah.

"Ya enggak tau bilangnya masih proses, bahkan pernah dulu diukur - ukur, kita pernah protes tapi masih bilang proses, bilangnya cuman kalau udah rusak parah ya nanti diganti,kalau belum ya tinggal dulu aja," kata Cucu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian yang menerima aduan dari masyarakat, membenarkan bahwa ada tiga rumah yang mengalami kerusakan. 

Bahkan pihaknya memberikan Police Line agar masyarakat tidak mendekat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"kerusakan tersebut berawal pada bulan September 2019 dugaan karena adanya pergeseran tanah saat proses pembuatan terowongan bawah tanah Kereta Cepat," ungkapnya.

Dari pantauan terlihat beberapa rumah mengalami kerusakan yang cukup parah, bukan saja tembok tetapi kerusakan dan retakan terlihat dibeberapa bagian diantaranya pada bagian lantai.(Dilansir Dari Sajajar.id)

Purwakarta Kereta Cepat Retak Kampung Tegal Nangklak RT 021/08 Desa Bunder Kecamatan Jatiluhur


Related Post



Loading...