Advertisement

Anak Bupati Majalengka di Tahan Usai Diperiksa Kasus Penembakan

Anak Bupati Majalengka di Tahan Usai Diperiksa Kasus Penembakan
Editor: S.N.A Hot News —Sabtu, 16 November 2019 14:36 WIB

Terasjabar.id - Polres Majalengka, Jawa Barat, resmi menahan Irfan Nuralam, PNS yang juga anak Bupati Majalengka Karna Sobahi pada Sabtu (16/11/2019) pukul 00.10 WIB. Sebelum ditahan, Irfan Nur lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan.

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono mengatakan saat ini tersangka sudah berada di ruang tahanan.

"Kita laksanakan pemeriksaan tersangka dan pada (Sabtu 16/11) pukul 00.10 WIB tersangka resmi kita tahan di rutan Mapolres Majalengka," kata Mariyono di Majalengka, Sabtu.

Dilansir dari Suara.com, Mariyono mengatakan penahanan yang dilakukan itu setelah tersangka Irfan memenuhi panggilan dan dimintai keterangan oleh penyidik pada hari Jumat (15/11) keamrin.

Untuk diketahui, kasus penembakan yang dilakukan Irfan terhadap korban Panji terjadi pada Minggu (10/11) sekitar jam 23.30 WIB di depan ruko.

Setelah adanya laporan dari korban, lanjut Mariyono pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan melakukan olah TKP.

"Kami menerima laporan Polisi dari Saudara Panji (terkait penembakan yang dilakukan IN)," ujarnya.

Anggota Polres Majalengka saat memberikan garis Polisi di TKP penembakan. (ANTARA/Ho Humas Polres Majalengka)
Anggota Polres Majalengka saat memberikan garis Polisi di TKP penembakan. (ANTARA/Ho Humas Polres Majalengka)

Dari laporan itu pihak kepolisian pada Selasa 12 November 2019, meningkatkan status penembakan dari penyelidikan ke penyidikan.

Setelah memeriksa beberapa saksi, selanjutnya pada Rabu (13/11) pihaknya menetapkan IN sebagai tersangka kasus penembakan.

Tersangka sendiri kata Mariyono, akan ditahan di rutan Mapolres Majalengka selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

"Tersangka akan kita tahun selama 20 hari ke depan," katanya. 

Polisi Tahan Anak Bupati Majalengka Usai Diperiksa Kasus Penembakan


Related Post


 


Loading...