Advertisement

Driver Ojol Ditemukan Tewas di Rusun, Terdapat Luka di Kepala Hingga Perut, Diduga Korban Pembunuhan

Driver Ojol Ditemukan Tewas di Rusun, Terdapat Luka di Kepala Hingga Perut, Diduga Korban Pembunuhan
Tribunjakarta.com
Editor: Malda Hot News —Sabtu, 9 November 2019 17:55 WIB

Terasjabar.id - Rieke Andrianti (43), ditemukan tewas di unit huniannya Rusun Griya Tipar Cakung, Cakung Barat, Cakung pada Jumat (8/11/2019) sekira pukul 20.30 WIB.

Anak Rieke, Fajar Abdillah (24) mengatakan jasad ibunya ditemukan tergeletak di kamar dalam kondisi mengenaskan oleh adiknya, Musamah.

"Saya belum lihat langsung (jasadnya). Tapi kata adik saya yang pertama menemukan, kondisi ibu itu sudah berdarah-darah," kata Fajar di Cakung, Jakarta Timur, Jumat (9/11/2019).

Meski belum mendengar rinci kondisi jasad dan unit yang dihuni ibunya sejak tahun 2013 secara rinci karena adiknya masih dimintai keterangan oleh polisi.

Fajar menuturkan dia menduga kondisi ibunya yang ditemukan bersimbah darah akibat jadi korban penganiayaan, atau jadi korban pembunuhan.

"Karena pas nelpon ngabarin kalau ibu sudah enggak ada di nangis terus, jadi enggak bisa cerita jelas. Tapi kalau saya berpikirnya darah itu karena penganiayaan," ujarnya.

Rieke yang tercatat sebagai pegawai di satu Travel Umrah di kawasan Cengkareng tinggal sendiri di Rusun Griya Tipar Cakung.

Musamah datang mengecek kondisi ibunya setelah dihubungi perusahaan tempat ibunya bekerja karena tak masuk tanpa memberitahukan keterangan.

"Adik saya coba nelpon ibu, tapi enggak diangkat. Pas adik saya datang, dua teman ibu dari tempat kerjanya juga ikut datang," tuturnya.

Dugaan Fajar ibunya jadi korban pembunuhan karena saat adiknya tiba, unit hunian ibunya dalam keadaan terkunci.

Namun dia belum dapat memastikan apakah ibunya jadi korban pembunuhan karena urung mendapat penjelasan resmi dari polisi.

"Saya belum dimintai keterangan, baru adik saya sama dua teman kerja ibu yang pertama menemukan. Saya sendiri belum ngobrol sama adik, dia masih ditanya-tanya polisi," lanjut Fajar.

Pantauan TribunJakarta.com, hingga Sabtu (9/10/2019) pukul 01.23 WIB jenazah Rieke masih berada dalam unit lantai 5 nomor 17 Rusun Tipar Cakung.

Puluhan personel Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur tampak sibuk berkeliling di sekitar lokasi sembari mencari barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo dan Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tom Sirait pun tampak berada di lokasi.

Hingga berita ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait sebab tewasnya Rieke yang juga berprofesi sebagai pengemudi ojek online.

Luka akibat penganiyaan

Rieke Andrianti (43), pegawai Travel Umrah yang nyambi jadi pengemudi ojek online dipastikan dianiaya sebelum ditemukan tewas pada Jumat (8/11/019).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan hasil pemeriksaan awal Tim Identifikasi mendapati sejumlah luka akibat penganiayaan pada jasad Rieke.

"Untuk kondisi jenazah ada beberapa luka di bagian badan, di kepala, punggung, kemudian luka tusuk pada bagian perut," kata Hery di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019).

Namun selain luka di bagian perut, dia belum dapat memastikan luka pada bagian lain akibat hantaman benda tumpul atau senjata tajam.

Hery menuturkan perlu proses autopsi untuk memastikan jenis luka yang diderita penghuni Rusun Griya Tipar Cakung lantai 5 unit nomor 17, Kelurahan Cakung Barat itu.

"Kita belum bisa pastikan, nanti kita akan lakukan visum dan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian. Berikut nanti akan diperkirakan kapan waktunya yang bersangkutan meninggal dunia," ujarnya.

Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur pun sudah meminta keterangan sejumlah warga yang saat korban ditemukan pukul 20.30 WIB berada di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan awal dan kondisi jasad, Hery membenarkan bila Rieke yang jasadnya pertama ditemukan sang anak, Usamah Nur Muhammad (18) korban pembunuhan.

Pasalnya saat jasad ditemukan di bagian kamar unit sewaannya, Rieke dalam kondisi bersimbah darah dengan tubuh tertutup karpet dan bantal.

"Diperkirakan korban pembunuhan. Sekarang masih tahap penyelidikan anggota masih bekerja untuk meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti," tuturnya.

Jasad Rieke dibawa keluar dari unitnya sekira pukul 02.48 WIB oleh petugas Dinas Kehutanan Pemprov DKI ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani autopsi.

Jasad Rieke Andrianti (43) yang tertutup karpet di kamar unitnya Rusun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur, Jumat (9/11/2019)
Jasad Rieke Andrianti (43) yang tertutup karpet di kamar unitnya Rusun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur, Jumat (9/11/2019) (istimewa)

Diduga dibunuh

Rieke Andrianti (43), pegawai travel umrah sekaligus pengemudi Gojek yang jadi diduga menjadi korban pembunuhan secara keji dikenal terlibat aktif dalam komunitas pengemudi ojek online.

Fajar Abdillah (24), anak Rieke mengatakan meski ibunya driver Ojol bukan pekerjaan utama, sang ibu kerap bercerita tentang kegiatan dalam komunitas yang diikuti.

"Nama komunitas spesifiknya saya enggak tahu, tapi yang jelas ibu sering kumpul. Sering cerita juga soal teman-temannya di komunitas," kata Fajar di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019).

Sejak bercerai lalu menyewa unit di lantai 5 nomor 17 Rusun Griya Tipar Cakung, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung tahun 2013 lalu.

Meski harus melakoni dua pekerjaan sekaligus, Rieke yang tinggal sendiri di unit kamar Rusunnya tak pernah mengeluh di hadapan sang anak.

"Paling cerita soal anak-anaknya, soal saya, adik. Enggak macam-macam. Terakhir ketemu ibu minggu lalu, bahas adik mau kuliah di mana, mau kuliah di mana," ujarnya.

Tak pernah disangka pertemuan yang membahas masalah pendidikan adiknya Usamah Nur Muhammad (18) jadi pertemuan terakhir.

Usamah juga yang pertama menemukan jasad Rieke dalam keadaan bersimbah darah dan ditutupi karpet pada Jumat (8/11/2019) sekira pukul 20.30 WIB.

"Saya sama adik saya kadang-kadang menjenguk, kadang main, kadang ngobrol. Cerita-cerita soal macam-macam. Saya dan adik tinggal sama nenek, masih dekat Rusun," tuturnya.

Fajar pertama mengetahui ibunya menghadap sang pencipta saat dihubungi adiknya yang menangisi kepergian ibu mereka.

Pembicaraan mereka singkat, karena Usamah tak henti menangis dan Fajar bergegas mendatangi unit kamar ibunya di Rusun Griya Tipar Cakung.

"Dia (Usamah) bilang 'Bang ibu berdarah-darah di kamar'. Saya tanya masih ada enggak, dia jawab sudah enggak ada. Langsung saya datang ke sini (Rusun Griya Tipar Cakung," lanjut Fajar.

Setibanya di unit kamar ibunya Fajar tak bisa langsung melihat jasad karena personel Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur sedang melakukan olah TKP.

Dia berharap personel Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur segera meringkus pelaku pembunuhan yang diduga beraksi pada Jumat (8/11/2019) sekira pukul 03.00 WIB.

"Tadi saya sudah dimintai keterangan sama polisi, apa yang dibicarakan. Yang pertama menemukan ibu adik saya dan dua teman ibu dari tempat kerjanya di Travel Umrah," lanjut Fajar.

Pantauan TribunJakarta.com, hingga pukul 02.30 WIB seumur pengemudi ojek online terus berdatangan ke Rusun Griya Tipar Cakung guna menyatakan rasa berduka cita.

Mereka setia menanti hingga jasad dibawa petugas Dinas Kehutanan Pemprov DKI ke mobil jenazah lalu meninggalkan Rusun Griya Tipar Cakung sekira pukul 02.55 WIB.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan hasil pemeriksaan awal Tim Identifikasi mendapati sejumlah luka penganiayaan pada tubuh Rieke.

Di antaranya luka di bagian kepala, punggung, kemudian luka tusuk pada bagian perut jasad Rieke yang proses autopsinya ditangani RS Polri Kramat Jati.

"Diperkirakan korban pembunuhan. Sekarang masih tahap penyelidikan anggota masih bekerja untuk meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti," kata Hery.

Jasad Rieke Andrianti (43) saat dibawa petugas Dinas Kehutanan DKI ke mobil jenazah di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019)
Jasad Rieke Andrianti (43) saat dibawa petugas Dinas Kehutanan DKI ke mobil jenazah di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019) (TribunJakarta/Bima Putra)

Jeritan dini hari

Penghuni Rusun Griya Tipar Cakung, RT 10/RW 10 Kelurahan Cakung Barat sempat mendengar jerit Rieke Andrianti (43) yang ditemukan tewas bersimbah darah di unitnya.

Ketua RT 10 Ricko Oppier (45) mengatakan warganya yang tinggal di lantai 5 mendengar jerit Rieke dari unit sewaan korban pada Jumat (8/11/2019) sekira pukul 03.00 WIB.

"Memang keterangan dari warga jam tiiga pagi korban teriak, teriaknya kencang. Sekitar dua kali lah teriak, habis itu suaranya hilang," kata Ricko di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019).

Meski jerit perempuan yang bekerja di satu perusahaan Travel Umrah dan nyambi jadi pengemudi ojek online diakui Ricko terbilang nyaring.

Tak ada penghuni tetangga Rieke yang memastikan sebab Rieke berteriak karena masih terbuai dalam lelapnya masing-masing.

"Dikira warga ya cuman teriak karena ada apa, makannya enggak ada yang cek. Kita juga baru tahu kalau sudah meninggal pas anaknya datang sekitar jam setengah sembilan malam," ujarnya.

Pada Kamis (7/11/2019) jelang tengah malam, Rieke sempat berbincang dengan penghuni Rusun Griya Tipar Cakung lainnya.

Namun Ricko menyebut warganya tak melihat adanya orang yang masuk ke unit yang disewa Rieke dengan kisaran harga Rp 150 ribu per bulan itu.

"Enggak ada warga yang lihat orang masuk ke unit dia (Rieke), tadi sempat dilihat dari CCTV tapi enggak terlihat apa-apa. Kalau di lantai ini cuman ada satu CCTV," tuturnya.

Saat ditemukan anaknya, Usamah Nur Muhammad (18), jasad Rieke yang tinggal seorang diri dalam kondisi bersimbah darah tertutup karpet dan bantal.

Usamah hendak menemui sang ibu usai dihubungi perusahaan tempat Rieke bekerja karena tak masuk tanpa memberitahukan keterangan.

Lucky Dwi Utama (20), tetangga Rieke mengatakan tikar tersebut menutupi nyaris seluruh bagian tubuh sehingga dia tak dapat memastikan posisi luka.

"Karena banyak darah berceceran saya enggak berani buka. Saya masuk ke kamar sama anaknya dia (Rieke). Habis itu saya langsung lapor ke petugas keamanan, baru polisi datang," kata Lucky. (TribunJakarta.com)




Korban Tewas Ojol Rusun Griya Tipar Cakung Cakung Barat Cakung


Related Post



Loading...