Advertisement

Bu Guru Paksa Murid Bersetubuh Ber-3, Dokter Bahas Peluang Pecandu Porno Sembuh: Beratnya Luar Biasa

Bu Guru Paksa Murid Bersetubuh Ber-3, Dokter Bahas Peluang Pecandu Porno Sembuh: Beratnya Luar Biasa
Youtube TVone
Editor: Malda Hot News —Sabtu, 9 November 2019 17:47 WIB

Terasjabar.id - Guru bahasa, Ni Made Sri Novi Darmaningsih dan kekasihnya AA Putu Wartayasa melakukan tindakan tak senonoh terhadap seorang murid SMK berinisial V (16).

Ni Made Sri Novi mengajak muridnya sendiri untuk melakukan hubungan badan bertiga dengan AA Putu Wartayasa.

Ni Made Sri Novi Darmaningsih dan AA Putu Wartayasa mengaku terinspirasi dari film porno.

"Saya terobsesi dari video. Saya pacaran sama dia (Darmaningsih) sudah hampir dua tahun. Saya juga sudah berkeluarga. Saya awalnya hanya bercanda, akhirnya pacar saya (Ni Made Sri Novi Darmaningsih) bilang salah satu siswanya ada yang bisa diajak begitu," aku AA Putu Wartayasa.

Peristiwa biadab itu terjadi, Sabtu (26/10/2019), di kamar indekos Jalan Shadewa Singaraja, Bali.

Awalnya, Ni Made Sri Novi Darmaningsih mengajak korban dengan alasan hendak dikenalkan dengan pacarnya.

Ni Made Sri Novi Darmaningsih mengajak korban dengan iming-iming membelikan baju dan pulsa.

Kepala Pusat Neurosain Uhamka, dokter Rizky Edmi Edison kemudian membeberkan kemungkinan Ni Made Sri Novi Darmaningsih dan AA Putu Wartayasa sembuh dari kecanduan porno yang mereka alami.

Hal tersebut disampaikan Rizky Edmi Edison saat menjadi narasumber di acara Apa Kabar Indonesia TV One.

"Ini bisa disembuhkan enggak kalau sudah adiksi dengan pornografi?" tanya pembawa acara tersebut, dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TV One, pada Sabtu (9/11/2019).

Rizky Edmi Edison mengatakan pecandu konten pornografi memiliki kesempantan untuk sembuh.

"Begini kalau ditanya bisa sembuh atau enggak, InsyAllah bisa sembuh," ujar Rizky Edmi Edison.

"Penyakit apapun bisa sembuh," imbuhnya.

Namun Rizky Edmi Edison menekankan penyembuhan kecanduan pornografi membutuhkan waktu yang sangat lama.

"Tetapi perlu dipahami dalam menyebuhkan adiksi itu bukan perkara satu atau dua hari," ujar Rizky Edmi Edison.

"Bukan perkara satu dua minggu, bukan perkara satu dua bulan," imbuhnya.

Tak cuma waktu lama, usaha yang besar juga harus dikeluarkan apabila seseorang ingin menghilangkan kecanduan pada hal tak senonoh itu.

Rizky Edmi Edison menyarankan bagi seseorang yang belum masuk ke dalam level kecanduan, sebaiknya segera menjauhi pornografi.

"Lamanya luar biasa, dan beratnya luar biasa," ucap Rizky Edmi Edison.

"Makanya daripada berpikir nanti bisa disembuhkan, lebih baik berpikir bagaimana agar itu bisa tercegah," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Komisioner KPAI, Retno Listyarti.

Ia kemudian mengatakan kecanduan pornografi dapat merusak otak, sehingga seseorang tak dapat membedakan mana hal baik dan buruk.

"Lebih baik mencegah, karena dapat mengalami kerusakan otak sudah tak bisa membedakan baik dan buruk," ucapnya.

 

Guru SMK di Bali Ajak Siswinya Berhubungan Badan, Korban Diimingi Dibelikan Baju Kebaya 

Seorang guru honorer di sebuah SMK di Singaraja, Bali bersama selingkuhannya yang merupakan pegawai kontrak di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Buleleng dibui setelah melakukan perbuatan tercela pada seorang siswi SMK.

Pasangan tersebut bernama Anak Agung Putu Wartayasa (36) dan Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) yang telah memaksa siswi salah satu SMK di Buleleng melakukan aksi threesome (hubungan seks bertiga).

Ditemui di Mapolres Buleleng, Kamis (7/11/2019), Wartayasa mengatakan, ia mulanya hanya bercanda mengirimkan video bokep gaya threesome kepada kekasih gelapnya Darmaningsih.

Berawal dari candaan itulah Darmaningsih kemudian berinisiatif untuk mengajak salah satu muridnya yang bernisial V dengan iming-iming dibelikan baju kebaya.

"Saya terobsesi dari video. Saya pacaran sama dia (Darmaningsih) sudah hampir dua tahun. Saya juga sudah berkeluarga.Saya awalnya hanya bercanda, akhirnya pacar saya (Darmaningsih) bilang salah satu siswanya ada yang bisa diajak begitu," akunya.

Darmaningsih sendiri mengaku baru 1,5 tahun mengajar bahasa di SMK tersebut.

"Awalnya saya minta dia buat menemani saya jalan-jalan. Kami ketemu tanggal 26 Oktober di depan GOR Singaraja. Kemudian saya minta buat diantar ketemu sama cowok saya (Wartayasa) di kosannya. Sampai di kos di dalam kamar, kami awalnya hanya ngobrol-ngobrol biasa. Kemudian terjadilah perbuatan itu," jelasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto mengatakan, kasus ini akhirnya berhasil terkuak setelah V mengadu kepada orangtuanya.

Sang ibu pun akhirnya melaporkan tindakan yang dilakukan oleh Wartayasa dan Darmaningsih ke Unit PPA Polres Buleleng, dengan nomor laporan Lp/149/XI/2019/BALI/Res Bll tanggal 6 November 2019.

Berhubungan Badan di Hadapan Siswi

Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto mengatakan, kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur ini terjadi pada 26 Oktober lalu, dan baru dilaporkan oleh orang tua V pada Rabu (6/11/2019).

Berangkat dari laporan itu, polisi pun langsung menciduk Wartayasa di kediamannya yang terletak di Jalan Kutilang, Singaraja.

Disusul dengan penangkapan terhadap Darmaningsih, warga asal Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Kata AKP Vicky, korban V mulanya diminta oleh pelaku Darmaningsih untuk menemani dirinya pergi ke rumah kost milik Wartayasa yang terletak di Jalan Sahadewa, Singaraja.

Di kost itu, Wartayasa yang merupakan pegawai kontrak di BKPSDM nyatanya telah menunggu.

Setibanya di kost, kedua pasangan ini mulai melakukan perbuatan tak senonoh di hadapan V.

Hingga akhirnya V dipaksa untuk ikut bergabung melakukan hubungan seksual.

"Pelaku laki-laki (Wartayasa, red) yang meminta kepada pelaku perempuan (Darmaningsih) untuk dicarikan perempuan yang mau diajak berhubungan seks bertiga. Kemudian pelaku perempuan menyanggupi dan dicarikan salah satu siswa di sekolah yang dia ajar," jelasnya.

Terancam Dipecat

Kepala BKPSM Buleleng, Gede Wisnawa menyebutkan Wartayasa masuk sebagai pegawai kontrak di BKPSDM sejak tahun 2010.

Ia ditempatkan di Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Promosi.

Bila saja dipengadilan pelaku Wartayasa terbukti bersalah, maka pihaknya kata Wisnawa akan segera melakukan putus kontrak kerja.

"Kinerjanya sangat baik. Segala tugas-tugasnya terselesaikan. Makanya saya kaget sekali menerima informasi seperti ini.

Tapi ini karena ulahnya sendiri yang melanggar disiplin pegawai, tentu kami akan melakukan tindakan tegas. Bila di Pengadian dia terbukti bersalah, kontraknya akan kami putus," jelasnya.(Tribunjakarta.com)



Guru Murid Porno SMK AA Putu Wartayasa Bali


Related Post



Loading...