Advertisement

WAJIB TAHU ! Merokok Sembarangan Akan Didenda 50 Juta !

WAJIB TAHU ! Merokok Sembarangan Akan Didenda 50 Juta !
JambiUpdate.com
Editor: Malda Hot News —Jumat, 8 November 2019 16:53 WIB

Terasjabar.id - WAJIB TAHU ! Merokok Sembarangan Akan Didenda 50 Juta !  Penindakan pelanggaran terhadap perokok aktif yang merokok sembarangan di wilayah Kabupaten Bandung akan mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

Peraturan Daerah kawasan tanpa rokok (KTR) ini sudah sah diberlakukan 8 Desember 2018.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan (Ekjah) Pemkab Bandung, Marlan mengatakan molornya waktu penindakan kepada perokok sembarangan ini diakibatkan belum dibentuknya Satgas Penindakan saat Perda tersebut mulai sah diberlakukan.

"Dulu belum siap alatnya (satgas), karena baru terbentuk pada September 2019," katanya seusai kegiatan Ngawangkong Bari Ngopi membahas Perda KTR di Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Jumat (8/11/2019).

Menurut Marlan, satgas yang telah terbentuk itu baru diberi pelatihan dan bimbingan teknis pada Oktober 2019.

Satgas baru bisa melakukan tugasnya pada 1 Januari 2020.

Siap-siap, Mulai Januari 2020 Merokok Sembarangan di Kabupaten Bandung Bisa Didenda Rp 50 Juta

(ilustrasi) Warga yang dihukum push up karena merokok di Alun-alun Cianjur. /Istimewa


Dan dalam sisa waktu dua bulan ini Satgas akan terus menyosialisasikan KTR di tingkat kabupaten dan kecamatan.

"Sebetulnya sosialisasi untuk Perda KTR sudah dilakukan sejak awal 2018 begitu Perda ditetapkan oleh DPRD. Kami sendiri diberi waktu 1 tahun untuk sosialisasi sampai terbit Perbup Nomor 89 Tahun 2018 tentang berlakunya Perda itu," tuturnya.

Menurutnya ada lima kawasan yang menjadi KTR dan masuk dalam Perda dan Perbup.

Lima kawasan itu yakni fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, tempat bermain anak, tempat peribadatan, dan angkutan umum.

"Untuk yang masih boleh ada tempat merokok itu ada tiga. Kawasan perkantoran, tempat umum dan lainnya yang diatur dalam Perbub. Syaratnya harus dibuat tempat khusus merokok seperti Gazebo," ungkapnya.

Bagi PNS yang melanggar Perda KTR ini akan mendapat sanksi lisan, tertulis, administratif, dan tipiring dengan hukuman kurungan 7 hari atau denda Rp 50 juta.

"Untuk masyarakat umum sama dikenakan tipiring. Terutama bagi perokok, penjual rokok maupun pembeli. Ini akan mulai berlaku 1 Januari," katanya.

Marlan menuturkan, alasan dibuat Perda KTR ini berdasarkan pada meningkatnya masyarakat yang sakit karena penyakit tidak menular. Salah satunya karena terpapar asap rokok.

"Perokok pasif ini lebih berbahaya dari perokok aktif. Apalagi sesuai data dari Dinkes, 50 persen anak-anak di Kabupaten Bandung terpapar asap rokok," ujarnya.(Tribunjabar.id)




Merokok Kab Bandung Denda KTR Oktober Asap Rokok


Related Post



Loading...