Advertisement

MIRIS ! Jabar Jadi Juara 2 Sumbang Pengangguran Terbanyak Tingkat Nasional

MIRIS ! Jabar Jadi Juara 2 Sumbang Pengangguran Terbanyak Tingkat Nasional
Nasional Kontan
Editor: Malda Hot News —Kamis, 7 November 2019 15:43 WIB

Terasjabar.id - MIRIS ! Jabar Jadi Juara 2 Sumbang Pengangguaran Terbanyak Tingkat Nasional  DPRD Provinsi Jawa Barat menyayangkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jawa Barat yang sangat tinggi, bahkan menjadi juara dua di tingkat nasional sebagai daerah dengan angka pengangguran terbanyak setelah Provinsi Banten.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran terbuka terbesar adalah di Provinsi Banten, yakni 8,11 persen, disusul Jawa Barat dengan angka 7,99 persen. Kemudian diikuti Maluku 7,08 persen, Kepulauan Riau 6,91 persen, Sulawesi Utara 6,52 persen, Papua Barat 6,24 persen, dan DKI Jakarta 6,22 persen.

BPS Provinsi Jawa Barat pun merilis bahwa jumlah angkatan kerja di Jawa Barat pada Agustus 2019 sebanyak 23,80 juta orang, naik 1,17 juta orang dibanding Agustus 2018. Hal ini sejalan dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang juga meningkat sebesar 2,15 persen poin dari 62,92 persen pada Agustus 2018.

Dalam setahun terakhir, tingkat pengangguran terbuka di Jabar turun menjadi 7,99 persen pada Agustus 2019, dari 8,17 persen pada tahun sebelumnya. Dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi di antara tingkat pendidikan lain yaitu sebesar 14,53 persen.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Dadang Kurniawan, mengatakan walaupun terlihat proses penurunan jumlah pengangguran, data-data mengenai pengangguran di Jawa Barat tersebut sangat menyakitkan untuk diketahui.

"Begitu masuk di Komisi V dan ketemu dengan Dinas Ketenagakerjaan, saya tercengang mendengar statistik pengangguran di Jawa Barat yang begitu memilukan," kata Dadang melalui ponsel, Kamis (7/11/2019).

Dadang mengatakan angka yang terlalu besar, bahkan lebih tinggi dari tingkat pengangguran terbuka nasional sebesar 5,28 persen ini, harus segera diatasi. Jangan sampai, katanya, Jabar malah menjadi juara pengangguran.

"Artinya ini peringatan keras buat pemerintah untuk segera menggenjot penyelesaian masalah ketenagakerjaan di Jawa Barat," katanya.

Dadang mengatakan masalah pengangguran adalah salah satu hal dasar yang sangat darurat untuk diatasi, sama seperti masalah pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

"Kami dari Komisi V mengawal terus kebijakan masalah ketenagakerjaan. Pemerintah harus memberikan keberpihakan dan perhatian, upaya dukungan yang lebih serius terhadap persoalan pengangguran," katanya.(Tribunjabar.id)




Jabar Pengangguran Banten TPT DPRD Jabar


Related Post



Loading...