Advertisement

Jelang Musim Hujan, BNPB Siapkan Rp 850 Miliar Antisipasi Banjir

Jelang Musim Hujan, BNPB Siapkan Rp 850 Miliar Antisipasi Banjir
Foto: Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Editor: S.N.A Hot News —Kamis, 31 Oktober 2019 18:55 WIB

Terasjabar.id - Menjelang musim penghujan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersiaga menghadapi potensi banjir di sejumlah wilayah di Indonesia. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo menyebut Rp 850 miliar disiapkan untuk mengantisipasi bencana banjir.

"BNPB itu menyiapkan anggaran kurang lebih di akhir tahun untuk mendukung operasi penanggulangan bencana kita siapkan Rp 850 miliar, sisa tahun ini," kata Agus di kantor BNPB, Jl Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (31/10/2019).

Dilansir dari Detik.com, Agus mengatakan dana itu merupakan dana siap pakai untuk mengantisipasi berbagai bencana. Dana itu, kata Agus, bisa digunakan untuk memberi bantuan logistik dan kebutuhan bagi korban.

"BNPB itu lebih pendukung, karena yang lebih aktif kan di daerahnya, Pemda, karena dia yang merespons langsung jadi kalau butuh dana kita siapkan bantuan logistik, keuangan, peralatan dari Rp 850 miliar itu. Dana itu siap pakai untuk dukung setiap operasi," katanya.

Selain itu, kata dia, BNPB juga sudah menyiapkan satuan tugas (satgas) untuk menangani permasalahan banjir saat musim hujan. "Pasti ada (Satgas), kita siapkan anggaran dan nanti akan ada pertemuan untuk mengumpulkan tim persiapan jika kalau ada banjir kita siap membantu," katanya.

BNPB akan lebih memperhatikan daerah di luar DKI Jakarta untuk permasalahan banjir. Menurutnya, Jakarta sudah sangat siap untuk menghadapi bencana tahunan.

"Kalau daerahnya seperti Jakarta sepertinya cukup uang, dia nggak perlu bantuan mungkin. Tapi saya kira Jakarta saya lihat lebih siap, uangnya banyak, personelnya cukup dan sudah sering berlatih," katanya.

"Ya kalau dia minta, diberi. Kalau dia nggak minta, dananya mampu, ya bisa meng-handle sendiri, itu untuk se-Indonesia," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin mengimbau masyarakat untuk berhati-hati akan potensi bencana dampak peralihan musim atau musim pancaroba. Miming Saepudin mengatakan potensi ancaman ini diprediksi akan terjadi seminggu ke depan sejak awal November. Menurutnya, potensi bencana di musim pancaroba itu bisa terjadi di beberapa wilayah Indonesia menjelang awal musim hujan yang diprediksi jatuh pada awal November.

"Potensi yang dapat terjadi banjir, petir, tanah longsor, kemudian puting beliung juga mesti diwaspadai," ujar Miming.

"Sekarang saya ingin menyampaikan skup seminggu ke depan, artinya paling tidak sampai awal November bisa kita perhatikan bahwa potensi hujan harus kita waspadai dengan intensitas lebat di wilayah Aceh, Sumut, Palembang, Sumsel, wilayah Jawa juga perlu diwaspadai, kemudian Kalimantan juga cukup signifikan, Sulawesi bagian tengah dan Papua," katanya.

Jelang Musim Hujan BNPB Siapkan Rp 850 Miliar Antisipasi Banjir


Related Post



Loading...