Advertisement

Jadi Menkopolhukam Gantikan Wiranto, Mahfud Bakal Hidupkan UU Komisi Kebenaran Kasus HAM

Jadi Menkopolhukam Gantikan Wiranto, Mahfud Bakal Hidupkan UU Komisi Kebenaran Kasus HAM
Editor: S.N.A Hot News —Kamis, 24 Oktober 2019 09:04 WIB

Terasjabar.id - Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah melantik Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) pada Rabu (23/10) kemarin. Salah satu rencana yang akan dilakukan Mahfud adalah menghidupkan lagi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, untuk menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM.

Dilansir dari Wowkeren.com, UU Nomor 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), pada 2006 lalu. Tak hanya dihidupkan kembali, Mahfud mengatakan bahwa pihaknya juga akan merevisi isi undang-undang tersebut.

"Kita dulu sudah pernah ada UU rekonsiliasi dan kebenaran. Itu penting untuk dibuka lagi. Kenapa dulu dibatalkan oleh MK," tutur Mahfud di Kompleks Istana, Rabu (23/10). "Dan MK memerintahkan supaya dihidupkan tapi diperbaiki lagi isinya."

Pasalnya, sejak dibatalkan oleh MK pada 2006 lalu, UU tersebut hingga kini belum direvisi. Oleh sebab itu, ia berjanji akan meninjau kembali isi UU tersebut dan melihat kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang belum tuntas hingga sekarang. Lebih jauh, ia juga akan melihat apa manfaat dan kerugian dari setiap agenda penyelesaian.

"Ada beberapa mungkin yang perlu dilihat kadaluwarsanya kasus itu," lanjut Mahfud. "Kemudian manfaat dan mudarat-nya dalam setiap agenda penyelesaian itu."

Langkah pertama yang akan dilakukan oleh Mahfud selama beberapa hari ke depan adalah melakukan inventarisasi terhadap persoalan yang ada. Terkait pemberantasan korupsi, ia mengaku belum mendapat arahan.

Sebagai menteri koordinator, sudah menjadi tugasnya untuk melakukan koordinasi dengan sejumlah menteri yang berkaitan. "Kemudian, namanya menteri koordinator adalah mengkoordinasi kementerian terkait," tuturnya.

Meskipun ia adalah orang sipil pertama yang menjabat sebagai Menkopolhukam, namun hal itu tak menjadi masalah. Ia siap untuk belajar lebih banyak dari pengalaman maupun rekan-rekannya. "Saya baru tahu itu kok saya orang sipil pertama. Enggak apa-apa, saya kira saya akan banyak belajar dari pengalaman yang sudah-sudah dan saya banyak teman," imbuhnya.

Jadi Menkopolhukam Gantikan Wiranto Mahfud Bakal Hidupkan UU Komisi Kebenaran Kasus HAM


Related Post


 


Loading...