Advertisement

Jabatan Menteri Bukan Main-main, 6 Syarat Mutlah Jadi Menteri Jokowi-Maruf Amin

Jabatan Menteri Bukan Main-main, 6 Syarat Mutlah Jadi Menteri Jokowi-Maruf Amin
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Selasa, 22 Oktober 2019 19:32 WIB

Terasjabar.id - Hari ini sejumlah pejabat hingga politisi diundang ke Istana Kepresidenan, Selasa (22/10/2019).

Undangan ini berkenaan untuk menentukan menteri yang akan menjadi kabinet kerja Presiden Jokowi jilid II.

Banyak yang menganggap menjadi menteri tak lain ialah cita-cita yang banyak diminati.

Khususnya bagi mereka yang memiliki visi pengabdian untuk negara.

Maupun mereka yang berkiprah di dunia perpolitikan.

Kendati begitu menjadi menteri sangat terbuka bagi siapapun yang berminat.

Bukan sekadar minat, yang paling penting adalah mereka yang ingin berkontribusi membangun negeri.

Bercita-cita adalah hak bagi setiap orang.

Hanya sejauh mana kamu berkeinginan, teguh dan berpendirian mewujudkan cita-cita tersebut.

Jika dilihat dari contoh, kamu bisa mengenal sosok Presiden sekarang ini yang menjabat untuk dua periode.

Konon Jokowi yang tadinya seorang tukang kayu bisa mewujudkan cita-citanya menjadi Presiden.

Demikian kamu bercita-cita menjadi menteri hal itu juga bisa terwujud.

Namun tentu saja kamu harus mengetahui beberapa kriteria dan syarat untuk menjadi menteri.

Menjadi menteri tentu saja penuh dengan tanggungjawab.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berfoto bersama anggota Kabinet Kerja dan istri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/10/2014). Para menteri yang memperkuat Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK secara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berfoto bersama anggota Kabinet Kerja dan istri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/10/2014). Para menteri yang memperkuat Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK secara (TRIBUN NEWS / DANY PERMANA)

Menteri adalah jabatan strategis dan fungsional membangun suatu bangsa.

Oleh karena itu tak heran jika jabatan ini prestisius.

Anggapan masyarakat menyandang jabatan menteri adalah suatu hal kebanggaan.

Hal ini lantaran menjadi menteri adalah jabatan langka.

Bayangkan dari sekian jutaan penduduk Indonesia yang berminat, hanya tersedia 34 kursi saja.

Demikian jabatan ini pun menjadi rebutan.

Orang-orang yang disaring menjadi kandidat pun bukan orang sembarang.

Tentu saja hal itu karena setiap calon harus merebut hati dan kepercayaan dari Presiden.

Mereka harus menunjukkan kompetensi, dan kadang unjuk gigi dan vokal agar dilirik Presiden.

Tentu saja selain itu calon menteri juga harus memiliki integritas dan berkepribadian baik.

Perlu diketahui fungsional menteri tak lain adalah membantu Presiden menjalankan pemerintahan.

Menteri adalah pembantu Presiden yang memimpin kementerian.

Setiap menteri sudah dibagi bidang urusan tertentu dalam pemerintahan.

Presiden berhak menentukan menteri-menterinya.

Seperti yang dilakukan Presiden Jokowi belakangan ini.

Setelah resmi dilantik Jokowi hendak menunjuk sejumlah menteri yang menurutnya berkompeten membantunya.

Selain itu, ada menteri dengan nomenklatur baru seperti menteri muda dan menteri negara.

Nah, begitulah singkatnya hal yang perlu kamu ketahui terlebih dahulu.

Lantas, bagaimanakah cara menjadi menteri?

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 TAHUN 2008 tentang Kementerian, berikut simak syarat dan cara menjadi menteri.

1. Warga Negara Indonesia

Tentu saja syarat pertama kamu adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

Menjadi menteri tentu juga mesti orang yang berprinsip hidup.

Menteri haruslah pribadi yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan cita-cita proklamasi kemerdekaan

4. Sehat jasmani dan rohani

5. Memiliki integritas dan kepribadian yang baik

6. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.

Demikian itulah 6 syarat dan cara menjadi menteri.

Menjadi menteri tak main-main.

Diutip dari berbagai sumber, dari 34 menteri yang diumumkan di Istana Kepresiden diputuskan dari proses seleksi yang ketat.

Proses seleksi itupun melibatkan lembaga pengawasan lainnya.

Satu di antaranya yang tak terlewat adalah keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu untuk memeriksa Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPTATK).

Seperti yang dikutip dari kompas.com, pada masa kepimpinan Jokowi, ia menginginkan menteri yang berkompetensi dan pengalaman manajerial.

Tentu saja, Jokowi juga menginginkan menteri yang profesional dan terinstegritas.

(Tribunjabar.id)


Menteri Kabinet Kerja II Jokowi-Maruf Amin Istana Kepresidenan Presiden Jokowi jilid II


Related Post



Loading...