Advertisement

Ledakan Bom di Terowongan KCIC Ancam Keselamatan Warga Gunung Bohong

Ledakan Bom di Terowongan KCIC Ancam Keselamatan Warga Gunung Bohong
Editor: Malda Teras Cimahi —Jumat, 18 Oktober 2019 18:43 WIB
Terasjabar.id,Cimahi - Keselamatan jiwa ratusan warga Komplek Tipar Silih Asih, RW 13, Desa Laksana Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, terancam aktivitas proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

Bagaimana tidak, pekerjaan proyek KCIC yang saat ini sedang membuat terowongan membelah Gunung Bohong menggunakan bahan peledak berdampak langsung pada warga. 

Jarak antara pengeboman di titik awal terowongan ke rumah-rumah warga kurang dari 1 kilometer, bahkan ada yang berjarak 700 meter sehingga getaran dan suara ledakan sangat terasa. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, hampir semua tembok rumah warga, terutama di RT 04 dalam kondisi retak dengan lebar rekahan bahkan mencapai 2 cm. Ada juga yang lantai rumah yang dilapisi keramik retak-retak dan mengalami penurunan tinggi tanah. 

Linda Kurniasari (50), salah seorang warga yang terdampak ledakan, mengatakan rekahan di tembok rumahnya sudah masuk dalam taraf membahayakan, terutama di bagian kamar mandi yang posisi lantainya pun sudah tidak lurus. 

Yang Mau Ikutan Give Away dan Dapetin Pulsa Ratusan Ribu Silahkan Di Lihat di IG Terasjabar Guys ! 




Klik Link MERAH Di Bawah ini Untuk Langsung Tehubung Ke Postingan IG TerasGiveAway

Instagram Terasjabar Giveaway


dan Untuk Artikel Give Away Lengkapnya Bisa Klik Link Merah di Bawah ini 
Artikel Terasjabar Give Away

"Retak ini memang karena ledakan proyek KCIC di Gunung Bohong. Kejadiannya sudah sekitar 1 minggu yang lalu, waktu itu saya lagi mandi tiba-tiba ada ledakan terus kerasa ada getaran, langsung tembok kamar mandi retak hampir nimpa saya," ujar Linda saat ditemui di kediamannya, Jumat (18/10/2019).

Posisi bagian belakang rumahnya dengan bagian ruang tengah dan bagian depan saat ini sudah tidak lurus. Dia mengatakan jika sekali lagi terjadi ledakan, kemungkinan bagian kamar mandi dan dapur rumahnya bisa ambruk. 

"Ya khawatir pastinya, soalnya kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Apalagi kondisi tanah disini kan labil, terus ditambah getaran dari ledakan, ya tinggal nunggu waktu buat ambruk," katanya. 

Heru Agam (49), Ketua RT 04, juga mengalami dampak langsung dari aktivitas pengeboman pembuatan inlet tunnel 11 proyek KCIC. Serupa dengan kondisi rumah lainnya, rumahnya pun mengalami retakan lada dinding rumah. 
Gambar mungkin berisi: 1 orang, ruang tamu dan dalam ruangan

"Di sudut-sudut tembok rumah ini semuanya sudah retak, rekahannya juga besar. Belum lagi botol-botol di atas pintu saya itu berjatuhan pas ada ledakan," katanya. 

Ledakan pertama terjadi sekitar 2 minggu kebelakang. Kerusakan di bagian rumah semakin terasa setelah hujan mengguyur dua hari kemudian. 

"Parah itu ditambah hujan, karena setelah ledakan tanah disini jadi semakin labil, padahal kondisi awal pun memang sudah labil. Semua warga khawatir lah, apalagi memikirkan anak-anak," tegasnya. (SDK)

Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Proyek Keretas Cepat Gunung Bohong Ledakan Bom. Lubangi Gunung Bohong


Related Post



Loading...