Advertisement

Dua Teroris Berhasil Diamankan Densus 88 yang Terpapar ISIS & JAD

Dua Teroris Berhasil Diamankan Densus 88 yang Terpapar ISIS & JAD
Tribunjabar.id
Editor: Malda Hot News —Senin, 14 Oktober 2019 10:21 WIB

Terasjabar.id - Pasca tragedi penusukan menimpa Menkopolhukam Wiranto, Tim Densus 88 Mabes Polri bergerak mengusut terduga teroris lainnya di sejumlah daerah.

Tim Densus 88 Mabes Polri menyisir sejumlah wilayah di Indonesia, tak terkecuali juga menyisir daerah di Jawa Barat.

Tak butuh lama, di Jawa Barat sudah ada dua orang terduga teroris yang sudah diamankan.

Kedua terduga teroris ini diamankan di tempat yang berbeda, yakni di Cirebon dan di Indramayu.

Tim Detasemen Khusus/Densus 88 Antiteror Mabes Kepolisian Republik Indonesia (Polri)‎, menangkap pria terduga teroris.

Penangkapan pria terduga yaitu YF (49), warga asal Blok Balong, Desa Bojonglor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon.

Penangkapan‎ tersebut mengejutkan sejumlah warga.

Hal itu lantaran YF dikenal pribadi baik dan rajin beribadah.

YF dikenal pribadi yang mengerjakan salat berjamaah di masjid Blok Balong.

"Cukup baik dan ramah, meskipun tidak setiap hari keluar rumah."

"Kaget saja, tiba-tiba banyak polisi di depan rumah bapak YF," kata‎ Tanto (47) di sekitar rumah terduga teroris, Senin dini hari (14/10/2019).

Kendati begitu, ada pula sejumlah warga yang menduga gelagat mencurigakan YF dari kesehariannya.

Keseharian YF lebih menghabiskan waktu bekerja sebagai tukang reparasi alat elektronik.

Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni cairan kimia, bahan peledak, anak panah, busur panah, senjata rakitan, senjata angin, buku panduan, dan arang dari rumah terduga teroris di Jamblang Cirebon.
Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni cairan kimia, bahan peledak, anak panah, busur panah, senjata rakitan, senjata angin, buku panduan, dan arang dari rumah terduga teroris di Jamblang Cirebon. (hakim baihaqi/tribun jabar)

Terkadang ia juga keluar rumah jika ada panggilan service.

Selain itu YF tertutup dan tak berbaur dengan warga sekitar.

Beberapa kali dalam beberapa pertemuan warga, YF tidak pernah hadir.

"Sangat tert‎utup, tetapi tidak curiga kalau jadi teroris," katanya.

Adapun kesaksian warga lainnya, menurut Kusmanto (56), YF sudah 10 tahun tinggal bersama istri keduanya.

YF merupakan warga‎ Rimalang, Kecamatan Jamblang.

"Bukan asli orang sini, itu juga rumah istrinya," katanya.

Terduga teroris YF ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror pada Minggu (13/10/2019) di daerah Panguragan, Kabupaten Cirebon.

Suhermanto mengatakan, dari hasil pengembangan YF merupakan jaringan Jamaah Ansarut Daulah (JAD) amir Cirebon.

"Memang jaringan JAD, tetapi belum diketahui apakah ada hubungan dengan kejadian yang menimpa pak Wiranto," katanya.

Hasil penggeledahan tersebut, polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Ditemukannya cairan kimia, bahan peledak, anak panah, busur panah, senjata rakitan, senjata angin, buku panduan, dan arang.

Penggeledahan terduga YF dilakukan dini hari, (14/10/2019).

Penggeledahan itu dilakukan ‎sejumlah anggota kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto.

Puluhan warga di Blok Balong, tampak berkerumun di sekitar lokasi penggeledahan.

Namun tim Sabhara Polres Cirebon memblokade jalan menuju rumah terduga teroris.

Disebutkan dalam penggeledahan itu Polres Cirebon hanya membackup tim Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror Mabes Kepolisian Republik Indonesia (Polri)‎.

"Kami membantu penggeledahan," kata Suhermanto.


Penangkapan Terduga Teroris Serupa di Indramayu

Pasca tragedi penuskan Menkopolhukam Wiranto, sejumlah terduga teroris diusut densus 88.

Selain membongkar terduga teroris di Cirebon, Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri juga menangakap RF (24).

RF ditangkap di Toserba Mandala sekitar pukul 10.00 WIB, Jalan Ahmad Yani Nomor 106 Indramayu.

RF sendiri datang ke Indramayu sebagai pendatang.

Sementara RF berdomisili asal Cirebon Jawa Barat.

Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni cairan kimia, bahan peledak, anak panah, busur panah, senjata rakitan, senjata angin, buku panduan, dan arang dari rumah terduga teroris di Jamblang Cirebon.
Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni cairan kimia, bahan peledak, anak panah, busur panah, senjata rakitan, senjata angin, buku panduan, dan arang dari rumah terduga teroris di Jamblang Cirebon. (hakim baihaqi/tribun jabar)

Kesehariannya RF merupakan seorang pedagang es di pasar malam.

Hal itu disampaikan Munawir kakak ipar RF.

Munawir sendiri tak terlalu mengenal latar belakang RF.

Menurunya RF dikenal pribadi yang tertutup, termasuk di kalangan keluarganya sendiri.

Sementara itu disebutkkan Kompol Fajar Widyadharma Lukman S, penangkapan RF buntut dari kasus penusukan Menkopolhukam Wiranto.

Menurutnya RF terdeteksi sebagai terosis setelah hasil penyelidikan polsisi di akun media sosial.

Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti.

Berupa sebuah jaket, tas dan sweater bertuliskan ISIS.

Selain itu ditemukan senjata pisau komando beserta sarung dan alat pemecah es batu.

(Tribunjabar.id)


Wiranto Penusukan Wiranto Banten ISIS Paham ISIS Abu Rara Kampung Sawah Pandenglang Banten alun-alun Menes Teroris Jabar ISIS JAD Densus 88


Related Post



Loading...