Advertisement

Viral Video Penangkapan Hantu Kuyang Tebang dan Suara Kuyang Bikin Warga Teriak Histeris !

Viral Video Penangkapan Hantu Kuyang Tebang dan Suara Kuyang Bikin Warga Teriak Histeris !
Tribunjabar.id
Editor: Malda Berita Viral —Jumat, 11 Oktober 2019 16:46 WIB

Terasjabar.id - Viral Video Penangkapan Hantu Kuyang Tebang dan Suara Kuyang Bikin Warga Teriak Histeris !  Di media sosial Twitter, viral video yang menunjukkan warga berkerumun malam-malam, disebut terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur.

Sejumlah warga tersebut saling bersahutan dan fokus ke satu objek.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, ada warga yang bertanya.

"Rumahmu di mana?" ujarnya.

Hingga kemudian, terdengar suara tangisan dari seorang perempuan.

Suara tangisan itu semakin kencang.

"Di mana?" warga berteriak.

Setelah itu, warga kembali saling bersahutan.

Kemudian, ada yang menyebut agar sosok tersebut diikat.

"Diikat-diikat ayo," ujarnya.

Namun, hingga akhir video, tak terlihat jelas seperti apa objek atau sosok yang dikerumuni warga tersebut.

Tak sedikit warganet yang menyebut itu adalah sosok kuyang.

Dalam kepercayaan masyarakat setempat, kuyang adalah makhluk berbentuk kepala dengan organ dalam yang keluar dan menjuntai bebas.

Dipercayai, kuyang adalah jelmaan manusia yang sedang memantapkan ilmu hitamnya.

Warganet menyebut, kuyang berkeliaran untuk mencari perempuan hamil dan bayi.

Kendati demikian, belum dapat dipastikan pula, apakah benar sosok yang dikerumuni warga tersebut adalah kuyang.

Video itu diunggah di akun Twitter @Minm00ngie.

Selain video tersebut, ada juga video lainnya yang tersebar.

Dalam video rekaman CCTV itu, tiba-tiba ada beberapa warga yang berteriak.

Padahal, saat itu kondisinya sudah malam hari dan gelap.

Kemudian, ada pula beberapa warga yang keluar rumah, lalu masuk lagi.

Warga itu berteriak.

"Ada kuyang, ditangkap, ya Allah, ada kuyang," ujarnya.

Beberapa warga pun kemudian berkerumun di depan sebuah rumah.

Mereka tampak membawa sebuah benda yang menyerupai sapu lidi.

Tiba-tiba, seperti ada bayangan putih yang melintas di antara warga.

Beberapa pria tampak mengayun-ayunkan sapu lidi tersebut ke bayangan putih yang melewat itu.

Dalam keterangan video tertulis, "dugaan kuyang memunculkan dirinya jam 22.10 WITA tanggal 6-10-2019."

Warganet @Minm00ngie juga mengunggah sebuah gambar yang berisi kronologi video tersebut.

Dalam keterangan itu tertulis, video tersebut diambil di Gang Slamet Riyadi.

Di lokasi tersebut, disebutkan ada tujuh perempuan yang sedang hamil.

Kemudian, malam sebelumnya ada yang baru melahirkan.

Hingga akhirnya, pada pukul 22.00 WIB, sosok kuyang itu disebut muncul.

"Kuyangnya dua kali ditangkap, dua kali lepas. Yang kedua sudah dapat rambutnya dan dibacai Allahuakbar, ditarik warga tapi lepas lagi," begitu bunyi keterangan video tersebut. 

penampakkan di duga kuyang
penampakkan di duga kuyang (Tangkap layar video instagram @samarindaetam)

Selain heboh soal cerita Kuyang, beberapa waktu lalu, sempat beredar pula kisah horor KKN Desa Penari juga viral.

Kisah itu dibaca hingga ribuan orang dalam utas di akun Twitter Simple Man.

Lantas, mengapa sebenarnya kisah horor digemari dan cepat viral?

Hening Widyastuti yang merupakan seorang psikolog asal Solo menilai hal tersebut karena adanya rasa sensasional yang didapatkan oleh seseorang ketika menonton film horor.

Dikutip dari Kompas.com pada Kamis (29/8/2019), Hening juga menambahkan bahwa para penggemar cerita horor biasanya adalah orang yang menyukai sensasi tantangan dan memiliki jiwa yang tidak monoton.

Campuran antara emosi dan rasa takut seseorang bisa terjadi saat membaca atau menonton cerita horor.

"Rasa sensasional yang paling dicari saat film horor ditayangkan, rasa deg-degan bercampur takut yang luar biasa serta keingintahuan yang besar akan apa yang akan terjadi di cerita berikutnya," ucap Hening.

Hening juga menambahkan bahwa cerita horor bisa menjadi salah satu cara bagi seseorang untuk mengatasi stres.

Dengan menonton atau membaca cerita horor, pikiran bisa kembali fresh.

"Biasanya dengan melihat film horor rasa jenuh stres yang dia miliki di alam nyata akan berkurang. Paling tidak mengurangi pikiran yang ruwet. Sehingga dia kembali fresh dengan adanya cerita horor yang menimbulkan deg-degan luar biasa," ujarnya.

Hening kembali menambahkan, membiarkan diri sendiri untuk "me time" dalam membaca maupun menonton cerita horor dapat menjadi cara untuk mengurangi stres.

Namun, Hening juga menyarankan dalam menikmati cerita horor harus dalam batasan yang wajar.

"Apapun yang dilakukan dalam batas kewajaran semuanya baik baik saja," tambahnya. ((TribunJabar.id/Kompas.com)

Apakah Hantu Itu Ada?

Apakah hantu benar-benar ada? Semua pasti akan menjawab berdasarkan pengalaman masing-masing. Bagaimana dengan jawaban fisikawan?

Fisikawan Brian Cox dalam podcast "The Infinite Monkey Cage" di BBC 4 yang secara khusus membahas fenomena metafisika mengatakan, hantu tidak ada.

Menurut Cox, hantu tak ada sebab detektor paling ampuh sedunia di Large Hadron Collider (LHC) pun sampai kini tak mendeteksinya. LHC adalah akselerator partikel terbesar, terdiri atas magnet mahakuat dan akselerator yang melemparkan partikel hingga bisa berinteraksi satu sama lain.

Dengan demikian, LHC mampu melihat perilaku partikel. Dari situ, ilmuwan bisa sedikit demi sedikit mengungkap misteri alam semesta. Proyek LHC telah mengonfirmasi Higgs Boson alias "partikel Tuhan".

Cox mengatakan, jika hantu ada, seharusnya LHC juga mampu mengonfirmasinya. Cox menjelaskan, jika benar-benar ada, hantu murni terdiri atas energi, bukan materi.

Namun, jika tersusun atas energi, hantu seharusnya cepat hilang menjadi panas.

Itu sesuai dengan Hukum II Termodinamika yang menyatakan, total entropi dalam sistem selalu meningkat, artinya energi hilang dan berubah menjadi panas

Satu-satunya cara hantu bisa eksis dalam waktu lama adalah adanya sumber energi dari hantu itu sendiri. Namun, hingga kini, itu tak terdeteksi oleh LHC.

(Tribunjabar.id)

Kuyang Video Kuyang Suara Kuyang Penangkapan Kuyang Samarinda Kaltim Kalimantan Timur !


Related Post



Loading...