Advertisement

Update Penusukan Wiranto - Penjelasan Dari Intel Mengapa Pelaku Menggunakan Kunai Naruto Untuk Menusuk Wiranto

Update Penusukan Wiranto - Penjelasan Dari Intel Mengapa Pelaku Menggunakan Kunai Naruto Untuk Menusuk Wiranto
DetikNews
Editor: Malda Berita Viral —Jumat, 11 Oktober 2019 13:28 WIB

Terasjabar.id - Masih ingat dengan Kejadian Penusukan Terhadap Bapak Wiranto di Pandegang, Ada satu hal yang menjadi sorotan dari kasus penyerangan Yaitu Senjata yang digunakan pelaku nih Guys ! 

Netizen Menyebutnya senjata kunai yang dipakai oleh para ninja seperti yang dipakai oleh Tokoh Anime jepang NARUTO ,Tak hanya dipegang, kunai biasanya juga dilempar.

Kunai tersebut memiliki tiga bagian.

Bagian pertama adalah bagian runcing yang berada paling atas atau paling depan.

Kemudian, ada bagian tempat di mana senjata tersebut dipegang.

Di bagian itu, terlihat ada tali merah dililitkan.


Kemudian, di bagian satunya lagi, terlihat senjata tersebut memiliki lubang berbentuk lingkaran.

Kunai ternyata sering digunakan sebagai senjata dalam pertempuran jarak dekat, begitu menurut penuturan laman Ninja Encyclopedia.

Tak hanya jarak dekat, kunai juga digunakan oleh para ninja untuk memanjat dinding.

Biasanya, kunai berukuran kecil.

Menurut laman Kompas, kunai biasanya berukuran sekitar 10-15 cm.

Namun, ada juga kunai yang panjangnya 20-60 cm.

Karena itu, kunai cukup kecil untuk dibawa ke mana-mana.

senjata kunai yang digunakan pelaku untuk menusuk Wiranto
senjata kunai yang digunakan pelaku untuk menusuk Wiranto (Kolase Tribun Jabar/Istimewa)

Lantaran bentuknya yang kecil, kunai juga dapat disembunyikan di balik baju.

Lantas, mengapa senjata kunai itu yang digunakan oleh pelaku?

Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto membenarkan senjata kunai itulah yang digunakan oleh pelaku.

Menurutnya, bukan tanpa alasan pelaku menggunakan senjata tersebut.

Ia mengatakan, hal itu menjadi ciri kelompok penyerang Wiranto .

"Diupayakan supaya dari kelompok inilah yang merupakan satu ciri," ujar Wawan dalam tayangan Kompas Petang, dikutip TribunJabar.id, Jumat (11/10/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, para pelaku juga tak sembarangan menggunakan senjata.

Pasalnya, jika sembarangan membeli senjata, mudah untuk dilacak.

"Tapi dengan dia menggunakan senjata khas gaya sendiri ini untuk private yang di kelompok itu," ujar Wawan.


Pelaku Ahli Menggunakan Kunai

Pengamat teroris Ridwan Habib mengatakan pisau kunai itu biasanya digunakan dengan cara dilempar.

Dari cara memegang pisau kunai, Ridwan Habib menilai pelaku termasuk ahli.

Sebab, pelaku menggunakan pisau kunai secara handback.

Cara pegang tersebut tidak umum dilakukan.

"Dia pakai pisau dengan cara handback. Padahal biasanya orang memakai pisau itu menusuk ke depan. Namun dengan keahliannya, dia pakai pisau dengan cara handback sehingga tikamannya lebih kuat dan bisa berulangkali," jelas Ridwan Habib, Kamis (10/10/2019), seperti dikutip dari Tribunnews

Serangan yang dilakukan pelaku memang beberapa kali melukai Wiranto.

Tak hanya Wiranto, petugas keamanan lainnya yang mengawal Menko Polhukam juga terkena imbasnya.

Foto pelaku penusukan Wiranto
Foto pelaku penusukan Wiranto (Istimewa)

"Pelaku benar-benar terlatih," katanya.

Ridwan Habib menyebut pelaku adalah bagian jaringan JAD.

Pelaku lolos dari penangkapan aparat kepolisian.

Sebelumnya, polisi sudah melakukan penangkapan jaringan JAD di Bekasi, Salatiga dan beberapa tempat lainnya.

Jaringan JAD yang dalam kondisi terdesak menyerang simbol negara dengan bahan seadanya.

Oleh sebab itu, pelaku yang berjumlah dua orang itu menyerang Wiranto menggunakan pisau kunai.

Berbeda dengan JAD, kelompok JAT melakukan serangan dengan matang.

"Tapi kalau JAD, mereka gunakan bahan seadanya. Seperti bom pipa, senjata api, dan sekarang pakai pisau kunai," ucapnya.

Pengamat terorisme lainnya, Al Chaidar mengatakan pelaku sudah merencakan untuk menyerang Wiranto.

"Terencana tapi enggak lama-lama banget. Mungkin sekitar sebulan dua bulan," ujarnya, Kamis sore, dikutip dari Kompas.com.


Al Chaidar menilai pelaku sudah memilih Wiranto sebagai targetnya.

Pelaku diduga menganggap Wiranto sebagai public enemy.

"Profil Wiranto dianggap public enemy, sering muncul," katanya.

Sama seperti Ridwan Habib, Al Chaidar menduga pelaku merupakan kelompok JAD.

Ia menganalisis sejumlah ciri serangan pelaku yang mengarah pada JAD.

"Kemungkinan memang kelompok JAD, kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Kalau dilihat dari senjatanya pakai pisau, pakai domestic weapon, ciri ISIS.

Pakai golok, senjata tajam, pisau dapur. Cara seperti ini sudah diperintahkan mereka empat tahun lalu," ujarnya.

Menko Polhukam Wiranto diserang orang tak dikenal.
Menko Polhukam Wiranto diserang orang tak dikenal. (ISTIMEWA)

Ciri yang kedua adalah kedua pelaku merupakan suami istri.

Family terorism merupakan ciri ISIS.

Sebelumnya diberitakan, Wiranto diserang dua orang di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Saat itu, Wiranto selesai menghadiri acara peresmian di Univeristas Mathail Anwar.

Selain Wiranto, Kapolsek Menes, ajudan Wiranto, dan tokoh masyarakat, Faud Sayuki juga mengelami luka serius akibat serangan pelaku.

Saat menjenguk Wiranto di RSPAD, Presiden Jokowi meminta masyarakat memerangi radikalisme dan terorisme. 

"Kepada seluruh masyarakat kami ajak bersama memerangi radikalisme dan terorisme di tanah air. Hanya dengan upaya bersama terorisme dan radikalisme bisa kita selesaikan dan berantas dari negara yang kita cintai ini," ujar Jokowi.



Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Begini Penjelasan Intelijen Mengapa Penyerang Wiranto Pakai Kunai, Mirip Senjata Ninja Film Naruto, https://jabar.tribunnews.com/2019/10/11/begini-penjelasan-intelijen-mengapa-penyerang-wiranto-pakai-kunai-mirip-senjata-ninja-film-naruto?page=all.
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi

Wiranto Wiranto Ditusuk Wiranto Diserang jokowi jenguk RSPAD Kunai Naruto Jepang Anime ISIS


Related Post



Loading...