Advertisement

Update Penusukan Wiranto - Warga Terkejut, Pelaku Pandai Mengaji, Tapi Bisa Terpapar ISIS !

Update Penusukan Wiranto - Warga Terkejut, Pelaku Pandai Mengaji, Tapi Bisa Terpapar ISIS !
Tribunnews.com
Editor: Malda Hot News —Kamis, 10 Oktober 2019 17:41 WIB

Terasjabar.id - Update Penusukan Wiranto - Warga Terkejut, Tidak Menyangka, Padahal Pelaku Pintar Dan Pandai Mengaji !

Pelaku yang Terekam Kamera dan Disaksikan Orang Banyak saat Melakukan Penusukan Adalah Seorang Suami Istri, Mereka Berdua Membawa Senjata Seperti Kunai / Senjata Untuk Ninja di Jepang. di Pandenglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Berdasarkan Informasi yang Beredar Keduanya Tinggal di Sebuah Kontrakan yang Nama Kedua Pelaku adalah SA alias Abu Rara dan FA.Abu Rara disebut lahir pada 24 Agustus 1968 di Medan, sedangkan FA lahir pada 5 Mei 1998 di Brebes, Rumah kontrakan itu berada di kawasan Kampung Sawah, Pandenglang Banten.

Tepatnya, dekat lokasi Alun-alun Menes.Ternyata, pasangan suami istri itu masih terhitung baru tinggal di sana.Mereka disebut baru mengontrak di sana pada Februari 2019.

Dilansir dari Merdeka.com Warga Jalan Alfaka VI dan Alfaka V, Tanjung Mulia Hilir, Medan Deli, Medan, terkejut dengan aksi Syahril Alamsyah alias Alam (31) menikam Menkopolhukam Wiranto. Mereka mengenal pria ini sebagai pribadi yang baik dan pintar.

"Duh anaknya baik. Kerjanya mengaji sama nulis-nulis pakai laptop aja. Pintar dia," kata Mira (70) warga Alfaka V, tetangga Alam.

Alam sendiri merupakan warga Jalan Alfaka VI No 104. Namun sekitar setahun lalu rumah keluarganya itu digusur untuk pembangunan jalan tol Binjai-Medan.

Setelah rumahnya digusur, Alam pergi merantau. Kerabatnya yang tinggal di sekitar lokasi itu hanya kakak iparnya, Trinawati. "Di sini tinggal istri abangnya yang nomor satu, almarhum Sukarman," kata Rizaldi, Kepala Lingkungan V Kelurahan Tanjung Mulia Hilir.

Alam pun dikenal dua kali menikah. Dari istri pertama, dia dikaruniai dua orang putri dengan nama awal RA.

Hingga saat ini petugas kepolisian dan aparat pemerintahan setempat masih berada di rumah Trisnawati. Petugas kepolisian yang berjaga mengaku mereka melakukan pendataan di sana.

Sementara warga juga mulai meramaikan lokasi sekitar kediaman Trisnawati. Saat ditanyai, warga yang mengenal Alam mengaku terkejut dengan aksi nekat pria itu. 

Update Penusukan Wiranto - Polisi Temukan Barang ini di Brebes Rumah Pelaku, Kuatkan Pelaku Terpapar Paham ISIS

Pelaku yang Terekam Kamera dan Disaksikan Orang Banyak saat Melakukan Penusukan Adalah Seorang Suami Istri, Mereka Berdua Membawa Senjata Seperti Kunai / Senjata Untuk Ninja di Jepang. di Pandenglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Berdasarkan Informasi yang Beredar Keduanya Tinggal di Sebuah Kontrakan yang Nama Kedua Pelaku adalah SA alias Abu Rara dan FA.Abu Rara disebut lahir pada 24 Agustus 1968 di Medan, sedangkan FA lahir pada 5 Mei 1998 di Brebes, Rumah kontrakan itu berada di kawasan Kampung Sawah, Pandenglang Banten.

Tepatnya, dekat lokasi Alun-alun Menes.Ternyata, pasangan suami istri itu masih terhitung baru tinggal di sana.Mereka disebut baru mengontrak di sana pada Februari 2019.

Dilansir dari Tribunjabar.id dan Tenyata Rumah Asli pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto, Syahri Alamsyah alias Abu Rara, di Jalan Alfakah V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Medan, digeledah polisi Kamis (10/10/2019).

Kini Abur Rara pun sedang ditahan Polres Pandeglang setelah ia ditetapkan sebagai tersangka penusukan Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis siang.

Di lokasi, puluhan warga berhamburan keluar rumah dan melihat kondisi rumah pelaku.

Sementara petugas kepolisian, kepala lingkungan setempat serta pihak pemerintah setempat terlihat di kediaman Syahril.

Rumah berpagar cokelat, yang memiliki pohon nangka dan mangga dipadati oleh petugas kepolisian setempat.

Syahril dikenal sebagai sosok yang aktif di lingkungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Lingkungan V, Tanjung Mulia Hilir, Rizaldi.

Ia mengatakan, sejak lahir ia (Syahril) memang orang sini asli.


Abu Rara pelaku penusukan Wiranto
Abu Rara pelaku penusukan Wiranto (ISTIMEWA)

Beliau sudah dua kali berumahtangga dan dikaruniai anak dua.

"Kalau Syahril sendiri pada tahun 2017 ia merantau. Ia ramah. Pekerjaan sehari-hari ya mocok-mocok," ujarnya saat ditemui Tribun Medan di lokasi.

Terkait tentang sosok Syahril di lingkungan, Rizaldi menuturkan bahwa ia rajin bergaul dengan masyarakat.

"Kalau ini rumah kakak iparnya Sukarman, ini yang tinggal sekarang istrinya saja, karena Sukarman sudah lama meninggal dunia," jelasnya.

Begitu mendapat kabar Syahril warga sini, lanjut Rizaldi, langsung cek ke rumahnya.

"Saya mau cari tahu, apakah ia benar warga sini. Makanya saya masuk ke Keluarga ini. Setahu saya bagus ia dalam bertutur dan sopan," pungkas pria bertubuh gempal ini. 





Rumah Fitri Andriana di Brebes digeledah

Abu Rara tidak sendiri saat beraksi menusuk Wiranto. Ia bersama seorang wanita bernama Fitri Andriana (21).

Polres Brebes menggeledah rumah orang tua Fitri Andriana, Kamis siang (10/10/2019).

Setibanya di rumah Fitri Andriana di Gang Arjuna Barat, Dukuh Sitanggal I, Desa Sitanggal, RT 7 RW 2, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah, sejumlah aparat langsung berjaga di sekeliling area rumah.

Dilansir dari Tribunjateng.com, petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan Fitri Andriana terpapar paham radikal.

Perangkat Desa Sitanggal, Wartono, mengatakan polisi menyita barang bukti berupa enam anak panah, satu busur, dan satu dus buku-buku.

Warga menyaksikan penggeledahan rumah orangtua Fitria Andriana pelaku penusukan Wiranto di Gang Arjuna Barat, Dukuh Sitanggal I, Desa Sitanggal, RT 7 RW 2, Kecamatan Larangan, Brebes, Kamis (10/10/2019).
Warga menyaksikan penggeledahan rumah orangtua Fitria Andriana pelaku penusukan Wiranto di Gang Arjuna Barat, Dukuh Sitanggal I, Desa Sitanggal, RT 7 RW 2, Kecamatan Larangan, Brebes, Kamis (10/10/2019). (TRIBUN JATENG/M ZAENAL ARIFIN)


Namun, dia tidak tahu pasti judul dan isi buku yang diamankan petugas.

"Tadi saya lihat ada enam anak panah, busur, dan buku satu dus yang diamankan polisi.

Cuma saya tidak tahu buku itu judul dan isinya apa saja," tuturnya kepada Tribunjateng.com.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian dari Satreskrim Polres Brebes masih berada di dalam rumah bersama orangtua pelaku, Sunarto dan Charty.

Di luar rumah, ratusan warga yang merupakan tetangga pelaku ramai berkumpul.

Mereka ingin menyaksikan proses penggeledahan yang dilakukan petugas.

"Ya, saya dan suami penasaran ingin lihat rumah Fitria. Setelah tadi di televisi ramai berita penusukan Pak Wiranto, ada polisi yang ke sini. Jadi kami juga segera datang ke sini," terang seorang tetangga Fitria yang meminta namanya disimpan.

Diketahui, dua pelaku penusukan Wiranto ternyata sepasang suami istri yang berusia masing-masing 31 tahun dan 21 tahun.

Wiranto Penusukan Wiranto Banten ISIS Paham ISIS Suami Istri Abu Rara Kampung Sawah Pandenglang Banten Brebes medan Rumah Kedua Pelaku Paham Radikal ISIS Tanjung Mulia Hilir Medan Deli


Related Post



Loading...