Advertisement

Hujan Batu di Purwakarta akibat Aktivitas Tambang, 7 Rumah dan 1 Madrasah Rusak

Hujan Batu di Purwakarta akibat Aktivitas Tambang, 7 Rumah dan 1 Madrasah Rusak
Longsor batu menimpa rumah korban. (Foto: Dok iNews).
Editor: Dea Hot News —Rabu, 9 Oktober 2019 13:56 WIB

Terasjabar.id - Hujan batu besar yang berasal dari tebing di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), merusak tujuh rumah warga dan sebuah sekolah madrasah. Penyebabnya diduga karena kelalaian pihak penambang batu di atas tebing.

Dilansir dari inews.id, polisi telah memeriksa tiga orang saksi akibat insiden tersebut. Dari keterangan sementara, diduga ada kesalahan SOP pihak perusahaan penambang batu, yakni dengan melakukan blasting atau meledakkan batu di puncak tebing.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian mengatakan, dalam olah TKP memang ada dugaan pihak penambang batu melakukan blasting. Karena itu, terjadi hujan batu yang mengakibatkan banyak rumah warga dan sebuah sekolah rusak.

"Dari tujuh rumah, dua di antaranya mengalami rusak berat dan nyaris rata dengan tanah," kata Handreas kepada wartawan di Mapolres Purwakarta, Jabar, Rabu (9/10/2019).

Saat ini petugas sudah memeriksa tiga orang saksi dari PT Mandiri Sejahtera Sentra, perusahaan penambang di Gunung Miun, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta. Mereka yakni, juru ledak dan petugas bagian operasional.

Menurut Kasat Reskrim, ketiganya bisa ditetapkan sebagai tersangka, karena melakukan kelalaian. Hujan batu di sekitar lokasi tebing gunung tersebut diduga karena kesalahan SOP pihak penambang.

"Bisa jadi tersangka, karena ini kesalahan SOP," ujar dia.

Sementara itu, warga di lokasi, Edi Samyong mengatakan, jatuhnya batu-batu dari tebing lokasi tambang memang sering kali terjadi. Namun, kata dia, tidak sampai sebesar kemarin, seperti longsoran.

Menurutnya, warga sudah mengusulkan agar pihak perusahaan menyediakan tempat berkumpul untuk warga bila mereka hendak melakukan peledakan batu-batu tersebut, namun tak kunjung digubris pihak penambang.

"Sudah pernah usul seperti itu. Tapi tidak digubris oleh mereka," katanya.

Sementara ini, rumah-rumah yang ada di lokasi tersebut masih dipasangi police line. Satreskrim Polres Purwakarta masih menyelidiki kasus hujan batu di area Gunung Miun Purwakarta.

Hujan Batu Purwakarta Aktivitas Tambang Rumah Madrasah Rusak


Related Post



Loading...