Advertisement

Gunung Ciremai Terbakar Lagi Kerugian Capai Rp 126,8 Miliar

Gunung Ciremai Terbakar Lagi Kerugian Capai Rp 126,8 Miliar
Kepulan asap api yang membakar Gunung Ciremai terpantau dari Bukit Seribu Bintang di desa Padabenghar Kec Pasawahan Kab Kuningan . (Foto: Terasjabar.id)
Editor: Dea Teras Kuningan —Rabu, 9 Oktober 2019 08:58 WIB

Terasjabar.id - Masyarakat Majalengka dan Kuningan dikejutkan dengan terbakarnya kembali kawasan Gunung Ciremai di lereng barat laut Gunung Ciremai, blok Awilega Desa Bantaragung Kec Sindangwangi Kab Majalengka pada tanggal 5-7 Oktober 2019.


Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka dan BPBD Kab Kuningan, Kebakaran Gunung Ciremai terjadi dua bulan yang lalu (7/8/2019) di wilayah Argalingga Kabupaten Majalengka, yang kemudian merembet ke wilayah Kab Kuningan.


Sejumlah Wartawan dari berbagai media dan komunitas AKAR mengabadikan kebakaran Gunung Ciremai dari Bukit Seribu Bintang. (Foto: Terasjabar.id)


Kebakaran kali ini melahap lahan seluas 40,57 hektare, meliputi vegetasi tanaman pinus, pohon bambu dan alang-alang dengan total kerugian ditaksir sebesar Rp 126,8 miliar, ujar Ka.BPBD Majalengka Agus Permana disela-sela kesibukan tugasnya.


Dikatakan, titik area yang terbakar antara lain di blok Tajur, Batu Asahan, Batu Licin, Batu Semar, Bumi Perkemahan Awilega di Desa Bantaragung Kec Sidawangi dan kobaran api menjalar bahkan sampai Senin (7/10/2019) api kian meluas ke kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) di blok Situmpuk dan blok Karanglenang pada ketinggian di atas 1100 MDPL yang tidak jauh dari obyek wisata alam Bukit Seribu Bintang (BSB) desa Padabenghar Kecamatan Pasawahan Kab Kuningan.


Kadis BPBD Kuningan Agus Mauludin saat dihubungi membenarkan bahwa, kebakaran terjadi berasal dari wilayah bagian barat laut gunung Ciremai. Api terlihat dari kejauhan pada hari Senin (7/10/2019) yang diketahui api berasal dari 'buper' Awilega desa Bantaragung Kec Sindangwangi Kab Majalengka, terangnya.

Dampak kebakaran gunung Ciremai, dalam dua bulan terakhir ini, ratusan hektare vegetasi tanaman hutan menjadi gundul dan gersang. (Foto: Terasjabar.id)


Upaya antisifasi, pihak BPBD Kuningan Tim Gabungan BPBD Majalengka/ BTNGC, Pusdalop, TNI/Polri dibantu relawan AKAR turut melakukan Pemadaman secara manual dengan menggunakan peralatan tradisional, paparnya.


Hal senada disampaikan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Kuningan Kuswandono,S.Hut, MP, dimana tim gabungan mengalami kesulitan 'menjinakan' api akibat medan amat terjal dan tiupan angin kencang. Namun pada ahirnya api berhasil juga dipadamkan pada hari Selasa (8/10/2019), tuturnya.


Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Mariyono menghimbau kepada masyarakat maupun pendaki agar tidak membakar lahan dengan alasan apapun. Sebab-sebab kebakaran masih diselidiki, tegasnya.



(H WAWAN JR)

Gunung Ciremai Terbakar Kerugian Capai Rp 126 8 Miliar Kuningan Jawa Barat


Related Post



Loading...