Advertisement

Revitalisasi Alun-Alun Tahun 2020 Percantik Wajah Kota Kuningan

Revitalisasi Alun-Alun Tahun 2020 Percantik Wajah Kota Kuningan
Inilah tampak depan 'Tamkot' Kuningan, yang akan direvitalisasi agar lebih tertata. Namun sayang air mancur yang menjadi daya tarik pengunjung, sudah lama tidak 'menari-nari' lagi di udara.
Editor: Malda Teras Kuningan —Selasa, 8 Oktober 2019 19:47 WIB
Terasjabar.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil  menjanjikan akan merevitalisasi alun-alun kota Kuningan tahun 2020 dengan tujuan mempercantik 'jantung kota', menata tempat berjualan para pedagang kaki lima (PKL) Kuningan yang biasa mangkal seputar alun-alun dan halaman masjid Agung Syiarul Islam serta lahan parkir.

Demikian Sekda DR H Dian Rachmat Yanuar MSi saat diwawancarai Selasa (8/10-2019), menyusul auidensi dengan Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Kota Kuningan Jumat silam.
Gambar mungkin berisi: 13 orang, keramaian dan luar ruangan
(Sekda Kuningan DR H Dian Rachmat Yanuar, saat berdialog dengan PKL di alun-alun Taman Kota Kuningan)


Revitalisasi alun-alun kebanggaan orang Kuningan, saat ini masih dalam proses pembuatan disain dan di rencanakan pembangunannya dimulai tahun depan, terangnya.

Taman kota sesuai peruntukannya kata Dian, bukan untuk berdagang tetapi ruang terbuka hijau dengan penataan kota yang bersih, tertata lebih baik, rapih dan indah, tuturnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL Soleh menjelaskan, jumlah PKL yang mangkal seputar 'Tamkot' tercatat 120 orang. Mereka berharap bisa berjualan di area 'Tamkot' setiap malam minggu dan hari minggu pagi disaat 'Car Free Day" (CFD). 

Para PKL juga mengusulkan agar CFD waktunya diperpanjang yang semula pukul 06.00 - 09.00 menjadi pukul 11.00 WIB, dengan dalih omzet kami menurun manakala harus 'bubar' pukul 09.00 WIB
tutur Soleh mewakili teman-temannya.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, termasuk Luth Moch Alif, keramaian, pohon dan luar ruangan
(Soleh Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Kuningan ketika menyampaikan aspirasi di Taman Kota Kuningan)


Menurut Sekda DR H Dian, aturan CFD tetap harus dijalankan dan ditaati. Saya sangat memahami aspirasi para PKL,  nanti akan didiskusikan dengan dinas terkait, untuk mencari soluisi terbaik, ujarnya. 
Saya ucapkan terima kasih kepada PKL yang telah menjaga kebersihan, maupun keindahan dan ketertiban diseputar Taman Kota, pungkasnya. 
(H WAWAN JR)

Kuningan Ridwan Kamil Taman Kota Kuningan Sekda DR H Dian Rachmat Yanuar MSi PKL Pedagang Kaki 5 masjid Agung Syiarul Islam CFD


Related Post



Loading...