Advertisement

Cimahi Siaga Bencana Hidrometeorologi Jelang Musim Hujan

Cimahi Siaga Bencana Hidrometeorologi Jelang Musim Hujan
Editor: S.N.A Teras Cimahi —Selasa, 8 Oktober 2019 13:51 WIB

Terasjabar.id - Menghadapi peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi melakukan mitigasi potensi bencana hidrometeorologi.

Bencana hidrometeorologi atau bencana diakibatkan oleh air yang kerap terjadi di Kota Cimahi diantaranya banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin puting beliung.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Cimahi, Rezza Rivalsyah Harahap, mengatakan mitigasi tersebut juga sebagai kekhawatiran potensi bencana baru atau yang sudah pernah terjadi namun luput.

"Siaga darurat kemarau akan berakhir 31 Oktober lalu kita akan menghadapi potensi bencana musim hujan. Misalnya bencana longsor, kita mengingatkan lagi masyarakat, apalagi yang sudah terdampak," ujar Rezza saat ditemui disela kegiatan sosialisasi potensi bencana di Villa Neglasari, Kota Cimahi, Selasa (8/10/2019).

Fakta baru yang didapat oleh BPBD yakni kondisi tanah di Cimahi ternyata memiliki soliditas yang cukup rendah ketimbang wilayah lainnya.

"Ternyata tanah Cimahi bekas letupan gunung berapi, kekuatannya beda dengan daerah lain yang bukan dari gunung meletus. Kalau kemarau tanahnya renggang, kalau musim hujan potensi longsornya besar karena terisi air,"

Mitigasi bencana hidrometeorologi BPBD berdasarkan kejadian pertahun, beberapa wilayah yang rentan terjadi bencana tersebut antara lain Citeureup, Cipageran, Pasir Kaliki, dan wilayah utara Cimahi lainnya.

Berbeda dengan wilayah utara Cimahi, daerah selatan Cimahi memiliki kerawanan bencana banjir dan banjir bandang, khususnya di Melong.

Sosialisasi mitigasi potensi bencana karena air itu juga melibatkan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) yang didalamnya terdiri dari masyarakat, relawan, dan pemerintah, stakeholder terkait lainnya.

"Relawan dari tiap kelurahan disiagakan menghadapi musim hujan ini. Masyarakat juga bisa melaporkan kalau di wilayahnya ada kekhawatiran terjadi bencana hidrometeorologi," bebernya.

Untuk inventarisasi kejadian bencana, BPBD juga sudah menyiapkan pusat data informasi (Pusdatin) yang dioperasikan mulai tahun depan.

"Belum beroperasi tapi sudah disiapkan. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa diakses masyarakat dengan data kejadian yang terinventarisir semuanya," tandasnya.

(SDK)

Cimahi Siaga Bencana Hidrometeorologi Jelang Musim Hujan


Related Post


 


Loading...