Advertisement

9 Ribu Lebih Warga Cimahi Terdampak Kekeringan

9 Ribu Lebih Warga Cimahi Terdampak Kekeringan
9 Ribu Lebih Warga Cimahi Terdampak Kekeringan
Editor: Epenz Teras Cimahi —Senin, 7 Oktober 2019 17:16 WIB
Terasjabar.id,Cimahi - Selama musim kemarau tahun 2019 ini, sekitar 2.765 kepala keluarga (KK) dengan 9.371 jiwa di Kota Cimahi menjadi korban bencana kekeringan.

Jumlah terdampak kekeringan tersebut tersebar di tiga kecamatan se-Kota Cimahi, rinciannya antaralain 651 KK dan 2.277 jiwa di Kecamatan Cimahi Utara. Di Kecamatan Cimahi Tengah sekitar 928 KK dengan 3.308 jiwa, kemudian di Cimahi Selatan itu paling banyak yang terdampak. Ada 1.190 KK dan 3.785 jiwa.

"Kemaraunya bisa dihitung sejak bulan Mei, jadi cukup panjang sampai sekarang akhirnya yang terdampak lebih banyak," ujar Sekretaris BPBD Kota Cimahi, Ajat Sudrajat, saat dihubungi, Senin (7/10/2019).

Sebagai upaya penanganan kekeringan yang melanda, BPBD bekerja sama dengan instansi terkait seperti Unit Pelaksana Teknis (UPT) Air Minum serta Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi rutin melakukan distribusi air bersih ke daerah terdampak.

Sampai akhir September 2019, tercatat total sudah 1.741.000 liter air yang didistribusikan ke daerah yang mengajukan permohonan bantuan air. Rinciannya, untuk Cimahi Utara sebanyak 542.000 liter air, Cimahi Tengah 470.000 liter air, dan 679.000 liter air.

"Kemudian kita juga distribusikan ke sekolah yang memang ada yang terdampak kekeringan," kata Ajat.

Selain kekeringan, selama kemarau juga kerap terjadi peristiwa kebakaran, terutama di permukiman padat penduduk dan lahan terbuka. 

"Selama kemarau ini ada peningkatan titik hotspot atau titik panas yang berpotensi jadi kebakaran. Untuk di permukiman agak jarang, mungkin banyaknya di lahan kosong," jelasnya. (SDK)
(Tim Redaksi/SDK)

Kekeringan Musim Kemarau Kota Cimahi Cimahi Utara Cimahi Selatan Cimahi Tengah


Related Post



Loading...