Advertisement

Cemburu Buta, Suami Dengan Tega Membacok Istri hingga Tewas di Banggai Sulteng

Cemburu Buta, Suami Dengan Tega Membacok Istri hingga Tewas di Banggai Sulteng
(Merdeka.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Jumat, 4 Oktober 2019 14:52 WIB

Terasjabar.id - Seorang suami yang terbakar cemburu tega menghabisi nyawa istrinya secara keji. Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Desa Poroan, Kecamatan Lamala, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng), sebagaimana diberitakan iNews.id.

Kapolres Banggai AKBP Moch Sholeh mengatakan, kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia ini terjadi pada Jumat 20 September silam. Saat itu, pelaku berinisial AD alias Odi (39) mendatangi korban Yunita Bakka (35) yang sedang berada di rumah adiknya.

Awalnya pelaku yang baru pulang kerja tak mendapati istrinya di rumah. Saat dicari tahu keberadaannya, sang istri ternyata sedang di rumah adiknya di Desa Poroan, berjarak sekitar 6 kilometer (km) dari rumah mereka di Desa Tangeban, Kecamatan Masama.

Pelaku yang menyimpan amarah kemudian pergi ke tempat istrinya berada dengan membawa sebilah parang. Saat tiba di rumah tersebut, pelaku langsung mencari korban dan mendapatinya di dapur sambil memegang bantal, Seperti yang dilansir dari okezone.com


(Foto: iNews)

Dia langsung menebaskan parang yang dibawanya ke arah korban namun tertahan bantal. Korban selanjutnya berupaya melarikan diri keluar dari dalam rumah.

Nahas, begitu sampai di jalan depan rumah korban terjatuh. Pelaku langsung mengarahkan parang ke tubuh korban hingga mengalami sejumlah luka bacokan di bagian tangan, perut dan kaki.

“Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit di Luwuk,” ujar Kapolres, Kamis (3/10/2019).

Menurutnya, motif pembunuhan ini lantaran pelaku cemburu terhadap korban. Pelaku dan korban merupakan pasangan suami istri yang telah memiliki empat orang anak. Anak terakhir mereka masih berusia empat tahun.

Pelaku langsung ditangkap polisi pascakejadian. Dia beserta barang bukti sebilah parang diamankan. Saat ini, pelaku Odi hanya dapat menyesali perbuatannya. Semua terjadi hanya karena cemburu.

“Saya sangat menyesal. Benar-benar menyesal,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis dengan disangkakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP, dan Pasal 355 ayat (2) KUHP atau Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT dengan ancaman penjara 20 tahun maksimal seumur hidup hingga hukuman mati.

Pembunuhan Suami dan istri Akibat cemburu Sulawesi tengah kabupaten banggai


Related Post



Loading...