Advertisement

Demo di DPR Bubar, Polisi Antar Mahasiswa ke Stasiun Palmerah

Demo di DPR Bubar, Polisi Antar Mahasiswa ke Stasiun Palmerah
Salah seorang mahasiswa saat diwawancarai di Stasiun Palmerah. Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan
Editor: Dea Hot News —Selasa, 1 Oktober 2019 19:28 WIB
Terasjabar.id - Ratusan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di dekat gedung DPR RI. Usai melakukan aksi, mereka diantar pulang menuju Stasiun Palmerah oleh pihak kepolisian dan TNI untuk kembali ke kediamannya masing-masing.

Pantauan di lokasi, ratusan mahasiswa itu tiba di Stasiun Palmerah sekitar pukul 18.15 WIB. Terlihat Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan dan sejumlah personel TNI-Polri lainnya yang mengawal massa mahasiswa.

"Terima kasih, terima kasih, terima kasih, Pak Polisi," teriak massa saat memasuki Stasiun Palmerah, Selasa (1/10).


Koordinator BEM SI Bogor, Abdul Muchtar, menyebut pengawalan ini diminta dilakukan untuk menghindari adanya hal yang tak diinginkan terjadi. Ia menyebut, mahasiswa dan polisi satu tujuan, tak ingin ada kericuhan.

"Kita menghindari kerusuhan, chaos, inilah yang kami suarakan, inilah tuntutan kami. Semoga saja setelah tadi apa yang kami suarakan kepada pemerintah dapat didengar," kata dia.

"Semua terjadi naluri, ya. Tapi saya melihat antara kepolisian, TNI, dan mahasiswa memiliki kepedulian yang sama. Kita tidak ingin terjadi perpecahan," sambungnya.


Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry di St Palmerah. Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan
Sementara itu, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan menyebut pengawalan dilakukan pihak kepolisian atas permintaan mahasiswa. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya provokasi yang berujung kepada kericuhan.

"Hari ini paling banyak ini gabungan dari BEM Bogor sekitar 350 orang mereka minta difasilitasi oleh Polri oleh TNI untuk jalan kembali ke Palmerah untuk kembali ke Bogor," kata Harry.

Harry menyebut, mahasiswa tidak menginginkan adanya kericuhan yang pecah pada saat mereka longmarch untuk pulang. Seperti adanya penyusup yang mungkin bisa melakukan provokasi.

"Karena mereka juga enggak mau ribut, enggak mau rusuh. Mereka takut ada penyusup. Tadi minta dikawal kami TNI Polri, minta difasilitasi sampai Stasiun Palmerah, meyakinkan dengan dikawal TNI Polri mereka merasa aman dan nyaman," ungkapnya.


Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry (tengah) berfoto dengan mahasiswa dan petgas Stasiun Palmerah. Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan
Harry juga mengapresiasi aksi mahasiswa yang berjalan tertib dan tak anarkistis. Ia menyebut, aksi mahasiswa sudah seharusnya seperti ini, damai dan tertib.

"Aksi mahasiswa, ya, begini. Harus begini. Dan semakin lama saya lihat mahasiwa semakin sadar bahwa aksi kemarin itu (rusuh) bukan aksi dari mereka, bukan aksi mahasiswa," kata dia.

Pantauan di lokasi, saat ini masih banyak mahasiswa yang memadati Stasiun Palmerah untuk pulang. Pihak TNI pun terlihat masih berada di lokasi untuk memastikan mahasiswa pulang dengan selamat.

(kumparan.com)

Demo DPR Bubar Polisi Antar Mahasiswa Stasiun Palmerah Jakarta


Related Post



Loading...