Advertisement

210 Orang Dibawa ke Rumah Sakit Saat Kerusuhan di Sekitar Gedung DPR

210 Orang Dibawa ke Rumah Sakit Saat Kerusuhan di Sekitar Gedung DPR
Editor: Malda Hot News —Selasa, 1 Oktober 2019 10:59 WIB

Terasjabar.id - Sebanyak 210 orang dibawa ke rumah sakit saat kerusuhan di sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ratusan orang itu dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans yang disiagakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Jumlah korban kerusuhan ini berdasarkan data yang Anies Baswedan terima pada Selasa (1/10/2019) pukul 07.30 WIB.

"Data per tadi pagi jam 7.30 pagi ini, ada 210 orang yang dibawa dengan menggunakan kendaraan ambulans untuk dibawa ke rumah sakit, tapi yang harus rawat inap hanya 15 orang," kata Anies Baswedan di Lapangan Sisi Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).

MenurutAnies Baswedan, para korban lebih banyak dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Selasa (10/9/2019) menjenguk BJ Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Selasa (10/9/2019) menjenguk BJ Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. (Theresia Felisiani/tribunnews.com)

Terkait fasilitas publik, ucapnya, petugas dari PPSU maupun dinas lainnya langsung bekerja agar jalan-jalan layak dilewati.

Salah satu contohnya adalah memperbaiki pembatas beton di jalur Transjakarta yang rusak maupun berubah posisi akibat aksi demonstran.

"Jadi dari malam mereka semua bekerja. Tim kebersihan bekerja all out, kita mengerahkan lebih dari 200 orang. 200 orang itu bertahan di dalam kompleks GBK sampai kondisi sudah tenang, begitu kondisi tenang mereka langsung membersihkan semuanya," ujarnya.

"Sweeper-sweeper kita juga bekerja, jadi tadi malam saat semua kita barangkali sudah istirahat, tim bekerja membersihkan," kata Anies Baswedan.

Sebelumnya, ia mengimbau para aparat penegak hukum di lokasi untuk bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.

Menurut dia, dengan mengikuti SOP, maka mereka telah melaksanakan tugas negara dengan baik.

"Yang disebut petugas kata-katanya dan tindakannya atas nama negara, karena itu harus mengikuti SOP yang baik," ujar Anies.

Demonstasi di sekitar Gedung DPR RI pada Senin kemarin, berujung kerusuhan.

Peserta aksi dan aparat kepolisian terlibat bentrok mulai pukul 16.38 WIB hingga sekitar 23.00 WIB.

Polisi menembakan gas air mata yang juga dibalas lemparan batu oleh demonstran. Akibatnya sejumlah peserta aksi diamankan karena diduga sebagai provokator.


(Tribunjabar.id)
o

Demo Rusuh Jakarta Senayan Demo Mahasiswa Jakarta Rusuh Gedung DPR


Related Post



Loading...