Advertisement

Tertembak saat Meliput Demonstrasi di Hong Kong, Jurnalis WNI Alami Sobek di Mata

Tertembak saat Meliput Demonstrasi di Hong Kong, Jurnalis WNI Alami Sobek di Mata
Veby Mega Indah dibawa petugas medis ke rumah sakit (Foto: SCMP)
Editor: Fahrul Maulana Hot News —Senin, 30 September 2019 11:33 WIB

Terasjabar.id - Veby Mega Indah, jurnalis warga negara Indonesia yang menjadi korban penembakan saat meliput aksi demonstrasi di Hong Kong, Minggu (29/9/2019), dalam kondisi stabil. Perempuan yang bekerja untuk media lokal di Hong Kong itu terkena peluru karet di wajah.

Konsul Jenderal RI (KJRI) untuk Hong Kong Ricky Suhendar mengatakan Veby sudah dipindahkan dari ruang intensif setelah menjalani tindakan medis akibat sobekan di mata.

"Ibu Veby dalam kondisi stabil dan saat ini sudah dipindahkan dari ruang intensif oftalmologi, setelah dijahit kelopak matanya yang sobek, ke ruangan biasa untuk istirahat," kata Ricky, Senin (30/9/2019).

Pasien masih harus menjalani observasi lanjutan hari ini, meskipun berdasarkan pemeriksaan dokter dinyatakan tidak perlu menjalani operasi.

KJRI Hong Kong, lanjut Ricky, akan terus memantau kondisi Veby dan memberikan bantuan yang diperlukan.

Seperti dilaporkan, Veby tertembak peluru karet saat meliput aksi unjuk rasa di wilayah Wan Chai. Saat itu aksi unjuk rasa berlangsung rusuh antara polisi dan demonstran. Veby dibawa ke rumah sakit dalam keadaan sadar.

Peluru yang mengenai wajah perempuan yang bekerja di koran berbahasa Indonesia di Hong Kong "Harian Suara" itu diketahui merupakan pantulan.

KJRI Hong Kong mengimbau warga Indonesia untuk menghindari lokasi unjuk rasa, terutama di Causeway Bay, Wan Chai, Admiralty, dan Central.

Perwakilan RI juga sudah meminta otoritas setempat untuk menyelidiki insiden tersebut.

(iNews.com)

Tertembak saat Meliput Demonstrasi di Hong Kong Jurnalis WNI Alami Sobek di Mata


Related Post


 


Loading...