Mahfud MD Tanggapi Tudingan Dirinya Berafiliasi Pada Capres Tertentu saat Katakan 'DiSuriahkan'

Admin B 9 11 18 Hot News
 Mahfud MD Tanggapi Tudingan Dirinya Berafiliasi Pada Capres Tertentu saat Katakan 'DiSuriahkan'

Terasjabar.id - Mantan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK), Mahfud MD angkat suara saat dirinya dituding berafiliasi pada calon tertentu setelah berujar soal negara Suriah dengan kalimat 'diSuriah-kan'.

Hal itu dikemukakan Mahfud melalui Twitter miliknya, @mohmahfudmd, Jumat (9/11/2018).

Mulanya, ia mengunggah foto dirinya sedang sarapan bersama rekan-rekannya.


Mahfud juga mengatakan bahwa sangat nyaman hidup di Indonesia, dan mengimbau agar terus mejaga keamanan tersebut sehingga tidak seperti negara Suriah.

"Asyik, bersarapan di kedai Nan Yo, Pondok, Padang.

Suasananya sangat Indonesiawi, ngobrol dengan santai dan akrab dgn tamu2 yg juga bersarapan pagi di sana. Alangkah nyaman hidup di Indonesia.


Mari kita jaga kenyamanan ini agar tak berlalu. Jgn sampai spt Suriah," tulis Mahfud MD.

Netizen dengan akun @ZuriatR mengomentari unggahan Mahfud tersebut dengan mengatakan bahwa istilah diSuriahkan terlihat seperti berafiliasi pada calon presiden (capres) tertentu.

"Kalimat "disuriahkank, jd tau saya anda berafiliasi ke siapa," tulis akun @ZuriatR.

Mahfud pun membalas komentar dari netizen iu, dengan mengatakan bahwa dirinya tidak peduli jika dituding berpihak pada capres tertentu.

Mahfud juga mencertakan pengalamannya yang sempat dituding berada di kubu capres 02, Prabowo Subainto dan kini berada di kubu capres 01 Joko Widodo (Jokowi).

"Memang kenapa kalau Anda tahu sy berafiliasi kpd siapa? Sy tak perduli.

Dulu ketika bilang #2019gantiPresiden itu bkn makar sy dituding pro Prabowo. S

krng ketika bilang Indonesia jgn diSuriahkan sy dibilang pro Jokowi. Silakan saja, saya tak perduli. EGP lah," jawab Mahfud.

Kicauan Mahfud MD
Kicauan Mahfud MD (Capture Twitter)

Netizen lain kembali berkomentar.

Komentar tersebut dituliskan akun @aziz191 yang menganggap Mahfud emosi saat membalas cuitan soal tudingan berafiliasi.

"Sabar prof, tahan emosi," tulis akun @aziz191.

Mahfud MD kembali membalas komentar netizen itu dengan mengatakan bahwa dirinya sedang tidak emosi.

Ia hanya menggunakan kalimat yang lugas dalam menjawab tudingan itu.

"Saya tidak emosi, hahaha. Ini saya Twiteran sambil senyum2. Kalau di kalimat Twitter kan tdk kelihatan bhw saya tersenyum.

Tapi sy memang biasa menggunakan kalimat yg lugas, straight to the point. K

alau bergurau lugas, kalau menjelaskan juga lugas. Itu saja," jawab Mahfud MD.

Sebelumnya, Mahfud juga menjawab saat dirinya turut diundang anak Gus Dur, Yenny Wahid saat menyatakan dukungan ke Jokowi.

Hal itu diungkapkan Mahfud saat menjadi narasumber di program YouTube Nara-Z, Senin (16/10/2018).

"Kemarin tu diundang khusus pak sama," tanya Tompi, selaku pembawa acara.

"Iya diundang khusus, tapi waktu itu kita sepakat kita tidak buat pernyataan politik dukungan, kalau mau buat berarti di tempat lain."

"Maka pernyataannya itu dilakukan sore hari di tempat lain di kantor PKB yang dulu kantornya Gus Dur, nah di situ politik," ujar Mahfud MD.

Karena sering berada dalam lingkaran Gus Dur, Mahfud MD tidak memiliki kekawatiran dituduh memihak pada calon tertentu.

"Gak ada kekawatiran pak dituduh tidak memihak dengan berada di situ pak?," tanya Tompi.

"Enggak, saya kan tidak peduli mau dituduh apapun, kalau kita takut dituduh-tuduh malah tidak berbuat apapun, ya udah jalan aja," jawab Mahfud MD santai.

(Ren/Sumber:TribunWow.com)


Related Post

Comment