Uu Ruzhanul Ulum akan Kawinkan Sapi Belgian Blue dengan Sapi Pasundan, Begini Jadinya

Malda 9 11 18 Hot News
 Uu Ruzhanul Ulum akan Kawinkan Sapi Belgian Blue dengan Sapi Pasundan, Begini Jadinya

Terasjabar.id - Pemerintah Provinsi Jabar akan mengawinkan Sapi Belgian Blue dengan Sapi Pasundan. Rencana tersebut adalah hasil kerja sama antara Pemprov Jabar dengan Region Wallonia di Belgia.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan kunjungannya ke Belgia untuk menjalin kerja sama diwakili oleh Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum. Salah satu poin kerja samanya adalah di bidang pertanian dan peternakan.


"Bapak Wakil Gubernur mewakili saya, sedang berada di Belgia seminggu ini untuk memenuhi undangan pemerintah Belgia terkait kerjasama ekonomi, beasiswa dan utamanya: transfer ilmu peternakan sapi dengan genetika baru," kata pria yang akrab disapa Emil ini melalui akun instagram pribadinya, Jumat (9/11/2018).

Emil mengatakan rencananya Pemprov Jabar akan mengawinkan sapi belgian blue yang jauh lebih berotot dari sapi lainnya, dengan sapi pasundan. Program ini untuk dijadikan salah satu program ekonomi desa one village one company di bidang peternakan.

Salah satu poin memorandum of understanding (MoU) Kerja Sama Sister Province antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Wallonia Region, Belgia yang telah terjalin selama saty tahun ini, mengakomodasi beberapa bidang kerja sama, di antaranya kerja sama di bidang pertanian dan peternakan.

Belgia sejak 1940 terkenal dengan Sapi khas Belgia, bernama Belgian Blue Cattle yang memiliki keunikan dan dapat dikenali dengan mudah secara fisik. Sapi belgian blue memiliki daging dan otot yang jauh lebih banyak diantara jenis sapi lainnya.

Saat kunjungan kerjanya ke Belgia, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum diundang secara khusus oleh Prof Pascal Leroy, yang merupakan ahli di bidang determinasi genetik pada otot dan daging ternak di Universitas Liege ke Peternakan Sapi Belgian Blue yang telah teregistrasi.

Prof Pascal Leroy menjelaskan sapi-sapi keturunan Belgia masing-masing memiliki nomer registrasi khusus yang tercatat dalam data base peternakan nasional Belgia.

“Penyembelihan sapi di Peternakan adalah illegal di Belgia, setiap ternak harus terregistrasi secara resmi dalam database dari mulai mereka dilahirkan sampai daging-dagingnya terdistribusikan. Singkatnya, setiap daging yang kita makan dapat di telusuri dari sapi dengan nomer registrasi yang mana,” jelasnya.

Uu beserta rombongan juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan sapi belgian blue terbesar dengan berat 1,2 ton di peternakan tersebut yang bernama James Bond, serta sapi betina yang baru melahirkan dua hari yang lalu bernama Clinton.

“Sapi di sini sangat unik, Clinton melahirkan di peternakan secara sesar dengan dibantu alat untuk pengecekan waktu kehamilan yang tersambung ke mobile phone. Jadi di sini kami telah menggunakan digital vetenerary tools,” jelas Leroy.

Kekhususan sapi belgian blue selain tubuhnya yang berotot luar biasa, juga minimnya lemak di seluruh tubuhnya, sehingga perbandingan daging terhadap karkasnya sebesar 70 persen. Semua pakan sapi Belgian Blue terbuat dari bahan organik dan pengelolaan di peternakan tiap harinya dilepas begitu saja di ladang hijau untuk menghidari stres pada ternak.

Wagub Uu mengapresiasi metode yang diterapkan di peternakan Belgia. “Saya berharap ada para santri, masyarakat dan mahasiswa Jawa Barat dapat belajar dari Belgia dan sapi-sapi yang saya lihat sekarang dapat saya lihat lagi di Jawa Barat,” ujar Uu.

Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat telah memulai program pengembangbiakan sapi belgian blue untuk dikawinkan dengan sapi pasundan di Jawa Barat. Sesuai dengan saran dari Prof Leroy, pengembangbiakan sapi ini harus dikawinkan silang untuk meningkatkan presentase daging sapi hasil keturunan Belgian Blue dan sapi lokal.


(Ren/Sumber:Tribunjabar.id)

Related Post

Comment