Advertisement

UPDATE VIDEO MESUM PNS JABAR - Ini 6 Fakta di Balik Video Mesum PNS Jabar !

UPDATE VIDEO MESUM PNS JABAR - Ini 6 Fakta di Balik Video Mesum PNS Jabar !
Editor: Malda Berita Viral —Sabtu, 21 September 2019 11:51 WIB

Terasjabar.id - UPDATE VIDEO MESUM PNS JABAR - Ini 6 Fakta di Balik Video Mesum PNS Jabar ! Beberapa hari terakhir sebuah video syur yang memperlihatkan wanita berseragam aparatur sipil negara (ASN) atau PNS melakukan adegan tak senonoh viral di media sosial.

Video syur itu disebut pada awalnya disebar melalui aplikasi pesan instan WhatsApp.

Dalam video tersebut terlihat wanita berseragam ASN melakukan adegan tak senonoh di dalam sebuah mobil.

Tak hanya sebuah video, empat buah foto adegan mesum itu juga turut tersebar di media sosial.

Berikut rangkuman lima fakta video syur wanita berseragam ASN tersebut.

1. Keduanya adalah Pasangan Selingkuhan

Pemeran video syur itu, RIA (31) dan RJ (30) merupakan pasangan hubungan gelap yang telah menjalin cinta sejak 1 tahun yang lalu.

Keduanya masing-masing telah menikah dan memiliki keluarga.

Video asusila tersebut dibuat di dalam sebuah mobil yang terparkir di suatu supermarket di Kabupaten Purwakarta pada Juli 2019 lalu.

RIA mengaku awalnya merekam adegan asusilanya dengan RJ untuk dijadikan kenang-kenangan.

2. Motif Pelaku Menyebar Video Syur

Video dan foto asusila itu pertama kali diunggah oleh RIA di grup media sosial Facebook.

RIA mengaku menyebarkan video dan foto asusila itu karena merasa sakit hati setelah RJ memutuskan cintanya.

Hal itu RIA lakukan dengan harapan RJ akan kembali kepadanya.

"Karena kecemburuan, dilepaskanlah video ini ke grup di Facebook. Ada juga beberapa grup media WA yang sudah di-upload yang bersangkutan," ucap Hari.

"Video itu di-upload dengan catatan yang bersangkutan bisa kembali (pacaran)," lanjutnya.

3. Pemeran Video Syur Bukan ASN

Pelaku penyebar video asusila wanita berseragam ASN Pemprov Jabar, RIA (31) saat dikonfirmasi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung pada Jumat (20/9/2019).
Pelaku penyebar video asusila wanita berseragam ASN Pemprov Jabar, RIA (31) saat dikonfirmasi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung pada Jumat (20/9/2019). (Tribun Jabar/Haryanto)

Dua orang yang terlibat di dalam video syur di Jawa Barat ternyata merupakan seorang guru honorer di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Purwakarta.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar AKBP Hari Brata mengungkapkan, kedua pemeran video syur itu juga bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Bidang pengembangan dan Karir BKD Provinsi Jabar, Dedi Mulyadi mengungkapkan, pihaknya telah menggunakan sistem deteksi wajah untuk memastikan wanita dalam video syur itu bukan lah ASN Pemprov Jabar.

"Setelah ditelusuri, yang bersangkutan bukan ASN Pemprov Jabar. Kami dibantu Cybercrime Polda Jawa Barat untuk deteksinya."

"Kami membandingkan oknum dengan foto database ASN Pemprov Jabar menggunakan sistem database ASN Jawa Barat serta SAPK BKN," kata Dedi seperti dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.com, Jumat (20/9/2019).

Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) Badan Kepegawaian Negara (BKN) merupakan sistem pengenal wajah yang dipakai sebagai database kepegawaian ASN Pemprov Jabar.

4. Perekaman dilakukan di area parkir pusat perbelanjaan

Diketahui, ternyata lokasi pembuatan video syur tersebut adalah di sebuah area parkir pusat perbelanjaan di Purwakarta.

RJ dan RIA melakukan adegan itu pada Juni 2019.

"Di parkiran pusat perbelanjaan (Griya) di Purwakarta, siang hari di sela jam istirahat," ujar Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar, AKBP Harry Brata di Mapolda Jabar, Jumat (20/9/2019).

5. Pelaku Ditangkap

RIA dan RJ ditangkap anggota Polda Jawa Barat pada Kamis (19/9/2019) seusai video adegan asusila keduanya beredar di media sosial.

Hari menyampaikan, selain sebagai pemeran, RIA juga merupakan penyebar video dan foto syur itu ke media sosial.

Menurut Hari, RIA dapat diancam dengan hukuman penjara di atas 6 tahun.

"Di sini ancaman hukumannya di atas 6 tahun penjara, yang mana kita sudah tahu salah satu pelaku adalah pelaku yang menyebarkan video dan melakukan kegiatan asusila," ucap Hari.

Sementara itu, sang pemeran wanita, RJ, sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi.

"Sementara ini (RJ) saksi, karena yang bersangkutan waktu video ini dibuat dia enggak mau tahu," kata Hari.

6. Penuturan Pemprov Jabar

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jabar, Hermansyah, menanggapi tersebarnya video dan foto tersebut.

Hermansyah juga masih mendalami foto dan video yang sempat diduga ASN Pemprov Jabar itu.

Namun Hermansyah membenarkan bahwa logo di seragam wanita itu memang mirip dengan logo Pemprov Jabar.

"Iya memang itu logonya yah seperti itu," ungkap Hermansyah saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (19/9/2019).

Hermansyah menyebut jika sampai terbukti pelaku adalah ASN Pemprov Jabar, maka akan segera ditindak tegas.

Ia menekankan adanya kemungkinan bahwa wanita tersebut bukanlah ASN dan bisa jadi hanya mencari sensasi saja.

Bukan tanpa alasan, ternyata sebelumnya pernah ada kasus serupa di mana ada video syur berseragam ASN beredar namun ternyata bukan ASN.

"Dulu juga pernah ada kasus yang begini, tapi setelah di cek bukan ASN, cuma cari sensasi saja," kata Hermansyah.


(Tribunjabar.id)

PNS JABAR Mesum Video Mesum PNS Jabar Purwakarta Video Hot foto Hot Video Mesum PNS BKD Jabar ASN JABAR Mesum Pihak Sekolah Video Mesum BKD Jabar Fakta PNS Mesum Jabar


Related Post



Loading...