A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/Article.php

Line Number: 272

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjabar.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 272
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjabar.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
Menteri Yohana minta mahasiswa UGM diduga perkosa rekannya KKN dihukum berat | Teras Jabar

Menteri Yohana minta mahasiswa UGM diduga perkosa rekannya KKN dihukum berat

Rostika 8 11 18
Menteri Yohana minta mahasiswa UGM diduga perkosa rekannya KKN dihukum berat

Terasjabar.id- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise meminta aparat penegak hukum menangani kasus pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta saat mengikuti program KKN di Pulau Seram, ditangani secara serius. Dia meminta pelaku yang juga seorang mahasiswa rekan korban, dihukum seberat-beratnya.

"Kami kementerian melindungi hak-hak perempuan, kami tetap mendampingi kepala dinas dan aparat penegak hukum agar kasus ini ditangani secara serius dan pelakunya harus diberikan hukuman seberat-beratnya," ujar Yohana disela peluncuran Taman Sungai & Pelantikan 1.500 Srikandi Sungai Indonesia Kabupaten Klaten 2018, Kamis (8/11).

Penanganan secara serius dilakukan, kata Menteri, karena mahasiswi tersebut sebagai korban kejahatan seksual. Dan sudah menjadi kewajiban kementerian yang dipimpinnya untuk melindungi hak-hak perempuan. Terkait pendampingan kepada korban, Yohana mengaku sudah melakukannnya.

"Kita pendampingan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak, tentu saja kepala dinas kami ikut mendampingi untuk trauma healing dan pendampingan lain mengenai pekan penekanan kasus-kasus," ujar dia.

Yohana menjelaskan, peristiwa pelecehan seksual tersebut menimpa mahasiswi saat menjalani program KKN di Pulau Seram, Maluku, Juni 2017 lalu. Pelakunya adalah HS, mahasiswa Fakultas Teknik UGM.

"Sebenarnya kasus tersebut sempat redup, tapi korban melaporkan ke polisi dan ini diangkat ke permukaan dan sekarang sudah menjadi berita viral ke mana-mana," pungkas dia.

(Nada/Sumber:Merdeka.com)

Related Post

Comment