Advertisement

VIRAL EGG BANKING - Ini Kategori Wanita yang Dapat Simpan Sel Telur di Egg Banking, Disimpan untuk Hamil di Masa Depan

VIRAL EGG BANKING - Ini Kategori Wanita yang Dapat Simpan Sel Telur di Egg Banking, Disimpan untuk Hamil di Masa Depan
Editor: Malda Berita Viral —Minggu, 15 September 2019 18:18 WIB

Terasjabar.id - Memiliki buah hati tentu menjadi dambaan pasangan setelah menikah.

Namun sayangnya ada saja kejadian yang tidak terduga hingga membuat beberapa pasangan harus menunda kehamilannya.

Masalah yang paling krusial adalah ketika sedang menjalani perawatan penyakit kanker.

Dokter Obgyn Morula IVF Jakarta, Batara Imanuel mengatakan, adanya teknologi yang sudah semakin canggih, tak perlu khawatir lagi.

"Kini ada pembekuan sel telur yang dapat bermanfaat untuk sejumlah alasan bagi wanita yang ingin mempertahankan kesuburan mereka untuk masa depan," ujar Batara saat ditemui di peluncuran Egg Banking, di PramaGrand Preanger, Jalan Asia Afrika No 81, Minggu (15/9/2019).

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa metode ini efektif dan aman dalam upaya fertilisasi di masa depan.

Diketahui bahwa 80% dari sel telur wanita merupakan aneuploidi, artinya tidak semua sel telur yang tersimpan akan berhasil dibuahi oleh spermatozoa.

Ini dia kategori wanita yang membutuhkan menjalani Egg Banking untuk masa depannya :

1. Wanita yang didiagnosa kanker.

Pengobatan kanker sering mengakibatkan berkurangnya kesuburan.

Pasien kanker harus diberitahu tentang pilihan untuk kesuburan dan reproduksi masa depan sebelum pengobatan kanker.

Perkembangan teknologi kesuburan bertujuan untuk membantu pasien yang didiagnosis kanker untuk menjaga atau melindungi kesuburan mereka sebelum paparan kemoterapi atau terapi radiasi.

Hal ini dilakukan supaya meningkatkan peluang mereka memiliki keluarga dan meningkatkan kualitas hidup mereka sebagai survivor kanker.

2. Wanita yang ingin atau perlu menunda memiliki anak untuk mengejar pendidikan, karir atau tujuan pribadi lainya

Fertilisasi diketahui menurun salah satunya disebabkan faktor usia, karena ada penurunan kuantitas dan kualitas sel telur.

Kualitas sel telur seorang perempuan memang lebih baik saat masih muda. Sehingga saat itu disarankan untuk menyimpan sel telur untuk menjaga kesempatan hamil di masa depan.

3. Karena alasan tertentu, wanita menghindari pembekuan embrio

Ada beberapa paham yang melarang pemusnahan embrio yang berlebihan karena sudah tidak dibutuhkan.

Dengan adanya Egg Banking, menawarkan solusi yang positif bagi mereka yang khawatir tentang pembekuan embrio.

4. Belum siap menikah diatas usia 35 tahun

Wanita yang berusia di atas 35 tahun tetapi belum menikah juga dapat menyimpan sel telurnya di egg banking.

5. Penyakit keturunan yang menyebabkan menopause dini

Batara menjelaskan, prosedur ketika melakukan egg banking dimulai dengan proses pembekuan sel telur (Egg Freezing), sama dengan proses In Vitro Fertilization (IVF).

"Nantinya pasien akan melakukan konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lengkap dengan melakukan screening (hormone profile, HIV, hepatitis)," ujarnya.

Setelah screening maka dokter akan memeriksa USG dan menstimulasi menggunakan obat-obatan gonadotropin selama 10-14 hari yang merangsang indung telur (ovarium) sehingga menghasilkan sel telur yang banyak.

Setelah itu dilakukan operasi pengambilan sel telur yang disebut ovum pick up (OPU).

Sel telur (oosit) yang didapat akan dibekukan menggunakan teknologi vitriflkasi dan disimpan dalam tempat khusus (Egg Banking).

Jangan khawatir akan usia sel telur yang disimpan di Egg Banking karena dapat bertahan dalam waktu tak terhingga.


(Tribunjabar.id)

Egg banking Hamil Wanita Hamil Simpan Sel Telur Cara Hamil Hamil di Masa Depan


Related Post



Loading...