Mahasiswi di Kupang tikam bayi baru dilahirkan di indekos

Rostika 8 11 18 Hot News
Mahasiswi di Kupang tikam bayi baru dilahirkan di indekos

Terasjabar.id- Seorang mahasiswi di Kota Kupang, asal kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, tega membunuh bayi yang baru dilahirkan, Rabu (7/11). Bayi tak berdosa ini diduga ditikam ibunya berinisial NI yang masih berstatus mahasiswi semester tiga di perguruan tinggi swasta di Kota Kupang.

Perbuatan tak terpuji mahasiswi berusia 18 tahun ini, diketahui ketika ibu kos beserta tantenya mengantar ke rumah sakit umum S.K Lerik, untuk menjalani perawatan. Sadisnya, menurut pengakuan para petugas parkiran rumah sakit yang namanya tidak mau disebutkan, bahwa bayi malang ini dimasukkan ke kantong kresek.

Ketika diperiksa petugas medis, di tubuh bayi berjenis kelamin perempuan ini terdapat beberapa luka tusukan diduga benda tajam. Sehingga pihak rumah sakit langsung melaporkan hal tak biasa ini kepada Kepolisian Resor Kupang Kota.

Untuk kepentingan penyelidikan, jasad bayi malang ini langsung dibawa ke ruang pemulasaran jenazah untuk dilakukan autopsi. Sementara ibunya dibawa dari rumah sakit umum S.K Lerik ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, guna menjalani perawatan serta pemeriksaan intensif.

"Sekarang yang bersangkutan sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit sini, jadi untuk tindakan selanjutnya kita akan melakukan autopsi terhadap bayinya sendiri. Sedangkan yang bersangkutan untuk lebih lanjutnya kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara, untuk penanganan lebih lanjut kami rencana mau autopsi malam ini terhadap bayinya," kata KBO Satreskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan Pasek Sujana.

Menurutnya, saat ini masih dilakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa orang saksi. Tidak menutup kemungkinan aka ada saksi lain yang akan diambil keterangan. "Sementara kami masih lakukan penyidikan, ada beberapa saksi yang kami ambil keterangannya. Saksi untuk sementara bibinya yang bersangkutan, terus ada juga tetangga kos yang membantu membuka pintu pada saat yang bersangkutan dalam keadaan lemas. Sementara pacar bersangkutan masih di kampung di Lembata," ujar Ipda I Wayan Pasek Sujana.

(Nada/Sumber:Merdeka.com)

Related Post

Comment