Advertisement

Kamis, 12 September 2019 17:46 WIB

Mengenang Kisah Cinta Habibie Ainun yang Kini Bersatu di Alam Sana

Epenz —Life Style
Mengenang Kisah Cinta Habibie Ainun yang Kini Bersatu di Alam Sana
(Liputan6.com : Google)

Terasjabar.id - Sosok almarhum Bacharuddin Jusuf Habibie dan almarhumah, Hainun Abibie begitu lekat dengan imej akan cinta sejati. Keduanya membuat banyak orang percaya bahwa yang cinta sejati memang benar-benar ada.

Habibie dan Ainun menikah pada 12 Mei 1962 di Bandung, namun jauh sebelum menikah ternyata keduanya sudah lama saling mengenal, sejak masih di bangku sekolah.

Sebagaimana hasil penelusuran Okezone, Kamis (12/9/2019), perjalanan kisah cinta sejati Habibie, putra dari Alwi Habibie dan R.A. Tuti Saptomarini bersama Hasri Ainun Besari, putri dari R. Mohamad Besari dan Sadarmi ini dituturkan melalui sebuah ulasan oleh akun laman Twitter “@potretlawas”.

Tapi saat itu, keduanya belum begitu memperhatikan satu sama lain.


Dalam unggahan tersebut, ternyata Ainun, dokter lulusan UI, dan Habibie telah berkenalan sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tapi saat itu, keduanya belum begitu memperhatikan satu sama lain.

Saat sama-sama menjadi murid sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen Dago lah keduanya baru peduli akan kehadiran satu sama lain.

Ya, keduanya memang menjadi yang paling muda, di angkatannya tapi kecerdasan otaknya tidak bisa dipandang sebelah mata. Sehingga tak heran, sebagai sesama anak pintar Habibie-Ainun kerap dijodohkan oleh para guru.

Momen inilah yang menjadi modal perjalanan kisah sejati cinta mereka hingga maut memisahkan. Bertemu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1962, keduanya sama-sama tengah mengambil masa cuti. Hanya dalam waktu dua bulan kemudian, resmi sudah Habibi-Ainun menikah dan menjadi pasangan suami-istri.

Tahukah Anda, saat menikahi Ainun kala itu Habibie diberi satu pesan oleh Sadarmi, sang ibu mertua. Ibunda Ainun berpesan agar Habibie tidak membuat sang putri sakit hati. Terlebih, Ainun bersedia melepas kariernya agar bisa maksimal bertugas sebagai istri mendampingi Habibie, suami tercintanya.

"Janji tidak bikin sakit hati itu dipegang sedari di Jerman hingga jadi Presiden hingga dipisah maut. Doa Eyang, tidak apa Ibu Ainun meninggal dulu. Tidak terbayang sengsara Ainun jika terjadi sebaliknya. Biar Eyang saja yang patah hati," tulis @potretlawas sebagai cuitan pamungkas.


Potret Lawas@potretlawas

Bacharuddin Jusuf Habibie (1936-2019)

Selamat jalan Eyang. Bersatulah kembali dg cintamu. Cinta Tuhan. Cinta Ainun. Terang pulangmu.

Lihat gambar di Twitter
24,1 rb
Info dan privasi Iklan Twitter
18,3 rb orang memperbincangkan tentang ini


Hingga berita ini ditulis sudah diunggah ulang (Retweet) lebih dari 14ribu kali serta 17ribu lebih likes dari para netizen pengguna Twitter.

Mantan Presiden Ke-3 Indonesia BJ Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun. Beliau menghembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, sore ini pukul 18.05 WIB.

Penyakit jantung yang sudah lama diidap menjadi alasan BJ Habibie meninggal dunia. Doa terbaik pun mulai beredar di media sosial. Salah satunya datang dari Cucu Keponakan, Melanie Soebono, dia menuliskan dua terdalam atas kepergian bapak bangsa yang satu ini.

"Selamat jalan eyang. Puas puasin kangen kangenan sama eyang Ainun, ya. Makasih sudah ngajarin saya menjadi pejuang dan mencintai Indonesia. Sampai ketemu di keabadian," tulisnya penuh haru.

(Okezone.com)





Related Post



Comment