Advertisement

Kamis, 12 September 2019 15:52 WIB

KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan asal Malaysia dan 5 ABK di Perairan Selat Malaka

Fahrul Maulana —Hot News
KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan asal Malaysia dan 5 ABK di Perairan Selat Malaka
Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 04 mengamankan kapal perikanan asing (KIA) asal Malaysia ke Pangkalan PSDKP Batam, Kepri, Selasa (10/9/2019). (Foto: KKP)

Terasjabar.id - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap satu kapal perikanan asing (KIA) asal Malaysia yang melakukan illegal fishing di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) RI Selat Malaka. Kapal tersebut selanjutnya dibawa ke Pangkalan PSDKP Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman mengatakan, kapal Malaysia dengan nama lambung KM PKFB 1524 berukuran 55 GT tersebut ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 04 dengan Nakhoda Capt Rasdianto di WPP-RI 571 Selat Malaka pada Selasa (10/9/2019).

“Kapal Malaysia itu diawaki oleh lima orang warga negara Indonesia (WNI). Selanjutnya kapal dan seluruh awak kapal di-adhoc menuju ke Pangkalan PSDKP Batam untuk proses penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan,” kata Agus, Kamis (12/9/2019).

Agus melanjutkan, kapal ditangkap karena melakukan kegiatan penangkapan ikan di WPP-RI tanpa izin dari Pemerintah Indonesia. Kapal itu juga menggunakan trawl, alat tangkap yang tidak ramah lingkungan dan dilarang dioperasikan di perairan Indonesia.

“Hal ini patut diduga kuat telah melanggar ketentuan perundang-undangan di bidang perikanan,” ujar Agus.

Agus mengatakan, kegiatan penangkapan ikan tanpa izin oleh KIA di WPP-RI dapat diancam pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar. Hal ini sesuai dengan yang disebutkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 45 Tahun 2009.

Penangkapan kapal asal Malaysia tersebut menambah jumlah KIA yang telah ditangkap oleh KKP karena melakukan kegiatan illegal fishing di WPP-RI. Setidaknya selama 2019 dari Januari hingga 12 September 2019, KKP telah berhasil menangkap 49 KIA, terdiri dari 18 kapal Vietnam, 19 kapal Malaysia, 11 kapal Filipina, dan 1 kapal Panama.

(iNews.com)

KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan asal Malaysia dan 5 ABK di Perairan Selat Malaka



Related Post


 


Comment