Advertisement

Pangandaran Dikepung Longsor dan Banjir, 1 Warga Tewas Terseret Arus Sungai, 674 Rumah Terendam

Admin B 7 11 18 Hot News
Pangandaran Dikepung Longsor dan Banjir, 1 Warga Tewas Terseret Arus Sungai, 674 Rumah Terendam

Terasjabar.id – Hujan yang menguyur terus menerus sehari-semalam memicu longsor, banjir, pohon rubuh, dan rumah ambruk setidaknya di 20 lokasi di wilayah Kabupaten Pangandaran, Selasa (6/11/2018).

Setidaknya  674 rumah terendam, banyak warga terpaksa mengungsi. Seorang warga, Abah Ema (58) tewas terseret arus Sungai Cisempur yang meluap. Ia adalah warga Dusun Cisempur, RT 10/03, Desa Ciparanti Cimerak.

“Korban terseret arus Sungai Cisempur yang meluap tadi (kemarin, red) pagi pukul 07.00,” ujar Kepala BPBD dan Pemadam Kebakaran Pangandaran, Dr H Nana Ruhena, ketika dihubungi Selasa (6/11/2018).

Longsor dan banjir serta rumah ambruk dan pohon rubuh, ucap Nana, telah terjadi di 20 lokasi Selasa (6/11/2018) menyusul hujan lebat yang mengguyur sejak  Senin (5/11/2018) siang.

Sebanyak 107 rumah yang dihuni 250 jiwa  terendam banjir luapan Sungai Citonjong di  Blok Cinerus, Dusun Cimanggu,  RW 01, Desa Cikalong Kecamatan Sidamulih.

Banjir menggenang sejak pukul 02.00 Selasa dinihari. Banyak warga terpaksa mengungsi.

Di Dusun Sirna Galih, RT 01/04, Desa Limus Gede, Kecamatan Cimerak,  rumah milik Turan ambruk pukul 04.30 setelah diguyur hujan lebat. Korban dan keluarganya selamat.

Di Dusun Sukasari  dan Dusun Karangnangka, Desa Bojong Parigi, sebanyak 320 rumah terendam banjir.  Di Dusun Cimapag  Alih RT 02/01, Desa Harumandala Cigugur,  rumah milik Atang tertimpa tebing longsor, Selasa pukul 07.30.

Demikian pula di Dusun Sanghiyang Kalang, RT36/RW 03, Desa Batukaraas Cijulang. Pada waktu nyaris bersamaan, tebing longsor menimpa satu rumah warga.

Di Dusun Bantarkalong, RT04/11, Desa Sidomulyo, Pangandaran, rumah milik warga bernama Umyan tertimpa pohon rubuh Selasa sekitar pukul 06.00.

Desa Pananjung, Dusun Karangsari di 5 RT/RW 03, tak luput dari genangan banjir yang menghampar sampai Dusun Bojongsari RT 17 Desa Babakan Pangandaran. Sawah dan rumah warga terendam genangan banjir sejak pukul 06.00.

Di Dusun Ciwaru Blok Sirda RW 01 Desa Cijulang Kecamatan Cijulang  147 rumah tergenang banjir  sejak pukul 07.00 Selasa pagi itu. Warga terpaksa mengungsi ke Madrasah Asirdiiyah di dusun yang sama.

Longsor di perbatasan Desa Sidamulih dan Desa Kersaratu Kecamatan Sidamulih tetap menutup jalan  pada pukul 10.00.  Kondisi serupa juga terjadi di Dusun Karangsari RT 04/02, Desa Putrapinggan Kalipucang, jalan desa tertimbun longsor pukul 07.00  Selasa pagi.

Di Dusun Sindangkasih RT11/16, Desa Banjarharja Kalipucang, longsor yang terjadi pukul 07.00 menutup jalan desa.

Pada jam yang sama longsor tebing di Dusun Pondok Mangin RT 01/02 Desa Pagargunung Pangandaran menutup ruas jalan desa.

Banjir juga melanda Dusun Cijalu RT 02/09 Desa Parigi menyusul meluapnya Sungai Cijalu. Berikut Dusun Patrol RT 02/03, RT 03/10, Desa Cibenda, tergenang banjir setinggi 50 cm. Sebanyak 60 rumahterkepung banjir mulai pukul 06.30 pagi, 

Di Dusun Sarang Watang RT 4/9, Desa Tunggilis Kalipucang, rumah milik Sarto ambruk pukul 07.00 pagi.

Luapan Sungai Cisempur tidak hanya menimbulkan genangan banjir di Dusun Cisempur RT 10/03 Desa Ciparanti Cimerak, tetapi seorang warga setempat, Abah Ema (58) tewas terseret arus Sungai Cisempur.

Pria kelahiran 26 Juli 1960 tersebut ditemukan sudah tak bernyawa setelah terseret arus Sungai Cisempur.


(Ren/Sumber:Trbunjabar.id)

Related Post

Comment