Advertisement

Rabu, 11 September 2019 16:36 WIB

Tempat Futsal di Cimahi Disegel, Ternyata Ini Alasannya...

S.N.A —Teras Cimahi
Tempat Futsal di Cimahi Disegel, Ternyata Ini Alasannya...
Terasjabar.id - Dianggap melanggar aturan soal izin pembangunan di Kawasan Bandung Utara (KBU), enam bangunan di Kota Cimahi dipasangi plang segel. 

Ke enam bangunan tersebut antara lain Moritz Futsal, Perumahan Grand Cimahi City, STKIP Pasundan, Perumahan Edelweiss Residence Cipageran Asri, Perumahan Anabil Cluster, dan Perumahan Kamarung Regency. 

Sedangkan pihak yang memasang plang penertiban tersebut yaitu Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (Kemen ATR/BPN) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi. 

Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna mengatakan penyegelan tersebut juga sebagai bentuk teguran pada pemilik bangunan agar menaati aturan soal pembangunan terutama di KBU. 

"Ketika ada aturan soal pemanfaatan ruang di KBU, harusnya pemilik lebih tertib terutama berkenaan dengan perizinan. Bisa saja izin sudah ditempuh, tapi semakin kesini kan ada perubahan apalagi di KBU, itu yang harus ditaati," ujar Ajay saat ditemui di Kantor Pemerintahan Kota Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Rabu (11/9/2019).

Ia mengaku bakal mengecek lagi soal persyaratan yang dipenuhi pemilik bangunan hingga akhirnya ditertibkan. 

"Tapi karena IMB bisa terbit, pasti persyaratan sudah dipenuhi. Makanya biar lebih pasti akan dikomunikasikan lagi dengan pihak terkait," jelasnya. 

Ajay mengaku kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Cimahi sangat tinggi. Apalagi dengan keterbatasan lahan yang bisa dikonversi menjadi RTH, khususnya di KBU. 

"Mesti ada pemanfaatan ruang lagi untuk RTH. Kalau Pemkot Cimahi setiap tahun menganggarkan membeli lahan milik warga untuk diubah jadi RTH karena kalau lahan milik Pemkot sudah tidak ada yang bisa dibuat RTH," tegasnya.
(SDK)




Related Post


 


Comment