Advertisement

Selasa, 10 September 2019 13:10 WIB

Miris! Akibat Kekeringan Warga Terpaksa Ambil Air Pakai Galon Untuk Mandikan Jenazah

S.N.A —Teras KBB
Miris! Akibat Kekeringan Warga Terpaksa Ambil Air Pakai Galon Untuk Mandikan Jenazah
Terasjabar.id - Dampak kemarau panjang yang terjadi di wilayah Bandung Raya membuat warga mengalami kekeringan bahkan kesulitan mengurus dan memandikan jenazah. 

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kampung Sindangsari RT 04/08, Desa Pasirhalang, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ketua RW 08, Asep Suhendar mengatakan, pada Senin (9/9/2019) malam, salah seorang warganya yang bernama Watini (61) meninggal dunia. Namun, karena air tak mengalur, warga terpaksa menggunakan galon untuk menampung air 

"Kebetulan memang enggak ada air sejak empat hari yang lalu, akhirnya warga berinisiatif mengambil air pakai galon dari sumber air swadaya," kata Asep saat ditemui di Desa Pasirhalang, Selasa (10/9/2019).

Asep mengatakan, untuk memandikan jenazah pihaknya memerlukan lima galon air yang diangkut warga secara gotong royong.

"Kebetulan juga tidak punya jerigen jadi terpaksa pakai galon. Semua warga disini juga kekeringan," ujarnya. 

Asep mengatakan, pernah ada bantuan air untuk warga di RW 08 Pasirhalang sebanyak tiga kali. "Di sini ada 120 kepala keluarga, sekarang kami coba minta bantuan air, karena sumber air warga di Cipametotan surut," ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Pelanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo mengatakan saat ini tengah dilangsungkan status siaga kekeringan hingga Oktober mendatang.

"Wilayah Cisarua memang menjadi salah satu dari delapan titik rawan kekeringan di KBB. Sejauh ini, kami sudah mengirimkan 22 tangki," ujarnya.

Pihaknya pun meminta agar warga yang terdampak kekeringan mengajukan bantuan suplai air agar segera ditindaklanjuti. "Saat ini kami memprioritaskan pada bantuan air untuk kebutuhan sehari-hari warga aja," katanya.
(SDK)




Related Post


 


Comment