Advertisement

Audisi Beasiswa Bulu Tangkis Berhenti, Alan Budikusuma: Sulit Cari Perusahaan Swasta seperti Djarum

Audisi Beasiswa Bulu Tangkis Berhenti, Alan Budikusuma: Sulit Cari Perusahaan Swasta seperti Djarum
Editor: Epenz Sport Style —Senin, 9 September 2019 19:43 WIB

(Tirto.ID : Google)

Terasjabar.id – Pengurus PBSI Sub Bidang Sponsorship, Alan Budikusuma, memberi komentar terkait dihentikannya Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis garapan PB Djarum, akibat desakan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Peraih medali emas Olimpiade 1992 itu menilai, dihentikannya Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis cukup memberikan ancaman kepada keberlangsungan pembinaan atlet olahraga tepok bulu di Indonesia.

Menurut Alan yang juga jebolan klub PB Djarum menilai, selama ini jarang ada pihak swasta yang bersedia menggelontorkan dana untuk pembibitan pebulu tangkis muda layaknya yang dilakukan PB Djarum.

Alan Budikusuma

"PB Djarum ini akan sudah hampir 50 tahun menelurkan atlet-atlet pebulutangkis muda. Mereka (atlet-atlet) itu berasal dari audisi beasiswa yang digelar di beberapa kota di Indonesia," ujar Alan Budikusuma kepada Okezone, Senin (9/9/2019).


Bahkan dari audisi yang diselenggarakan PB Djarum inilah, sejumlah nama atlet bulutangkis penyumbang emas Olimpiade maupun kejuaraan dunia selalu muncul.

"Selama ini tuntutan pemerintah ke PBSI saja bagaimana cabang bulutangkis bisa emas sebanyak-banyaknya. Lah kalau pencarian atlet untuk regenerasi yang dibiayai sponsor tidak boleh, harusnya (KPAI) memberikan solusi," keluhnya.

Alan menambahkan sejauh ini ia mengaku kesulitan untuk mencari pihak swasta yang benar-benar concern terhadap pembinaan atlet bulut angkis Indonesia, seperti halnya Djarum.

"Sekarang siapa yang mau membiayai audisi dan sponsor itu siapa, kalau satu tempat saja sudah ratusan juta, bayangkan kalau 8 kota itu harus berapa yang membiayainya. Saya jujur kesulitan cari sponsor," bebernya.


PB Djarum

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis takkan lagi digelar per tahun depan. Penghentian ini dipicu oleh keputusan KPAI yang menduga adanya pelanggaran Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.


Audisi Beasiswa Bulutangkis Djarum juga diduga melanggar pasal penggunaan nama dan brand rokok yang dilarang digunakan pada anak di bawah usia 18 tahun.


(Okezone.com)

Alan Budikusuma Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis PB Djarum


Related Post



Loading...