Advertisement

Senin, 9 September 2019 19:12 WIB

KASUS BULLY FATIR AHMAD - Kronologi Meninggalnya Fatir Ahmad Bocah Korban Bully, Sempat Kejang, Sang Ibu Ungkap Penyebabnya

Malda —Berita Viral
KASUS BULLY FATIR AHMAD - Kronologi Meninggalnya Fatir Ahmad Bocah Korban Bully, Sempat Kejang, Sang Ibu Ungkap Penyebabnya

Terasjabar.id - KASUS BULLY FATIR AHMAD - Kronologi Meninggalnya Fatir Ahmad Bocah Korban Bully, Sempat Kejang, Sang Ibu Ungkap Penyebabnya Jagat media sosial Facebook dihebohkan kisah viral bocah Fatir Ahmad (6) yang disebut-sebut meninggal dibully oleh teman sepermainannya.

Sang ibu, Sri Ani Lestari (38), kini angkat bicara mengenai nasib nahas yang menimpa anaknya tersebut.

Ia menuturkan bagaimana kronologi awalnya anaknya, Fatir Ahmad, jadi korban meninggal dibully temannya.

Di satu hari pada akhir bulan Agustus, Sri melihat anaknya sedang bermain dengan beberapa temannya di kompleks rumahnya, di Bekasi.

Sri kemudian meminta Fatir Ahmad untuk masuk ke dalam rumah.

Saat ini sudah sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, karena itu ia menyuruh anaknya untuk mandi.

Namun Fatir menolak.

Alasannya, ia masih ingin bermain memutari kompleks tersebut.

"Saat saya ingin masuk ke dalam rumah karena Fatir masih ingin bermain, belum sempat masuk, masih di teras, saya mendengar Fatir menangis," ujar Sri saat ditemui Tribuncirebon.com, Senin (9/9/2019) di sebuah rumah di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka.

Mendengar anaknya menangis, Sri kemudian langsung menghampiri.

Anaknya memberi tahu, ia dipukul oleh teman sepermainannya.

Sri Ani Lestari (38) ibu almarhum Fatir Ahmad, korban bullying teman sepermainannya mengungkap awal kronologis awal anaknya dipukul, Senin (9/9/2019).
Sri Ani Lestari (38) ibu almarhum Fatir Ahmad, korban bullying teman sepermainannya mengungkap awal kronologis awal anaknya dipukul, Senin (9/9/2019). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Sri kaget. Ia kemudian bertanya lebih lanjut mengenai dugaan pemukulan itu.

Dia sempat bertanya, apakah anaknya merasa kesakitan.

Namun, Fatir Ahmad menjawab, ia tak mengalami sakit.

"Karena anak saya menjawab kayak gitu dan tidak kelihatan ada luka, saya tidak menegur anak itu (inisial I)," ujar Sri.

Ia juga tak memperpanjang masalah tersebut.

Pasalnya, Sri tak ingin ribut dengan tetangga.

Sepenglihatan Sri, anaknya hanya bermain dengan teman berinisial I.

Sedangkan, teman-teman lainnya, posisinya berada jauh dari Fatir Ahmad dan I.

Tak lama setelah itu, Fatir mengalami kejang-kejang.

Ia kemudian mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Penyebab Meninggal

Ibu Fatir Ahmad bocah meninggal karena dibully teman, pelaku disebut ngelak.
Ibu Fatir Ahmad bocah meninggal karena dibully teman, pelaku disebut ngelak. (Kolase Tribun Jabar (Facebook/Fatir Ahmad))

Bocah malang tersebut kemudian mengembuskan nafas terakhirnya.

Disebut-sebut, ia meninggal lantaran ditendang dan dipukul oleh temannya itu.

Fatir, kata Sri, sebelumnya sempat akan dirawat di Rumah Sakit Bekasi dan Spesialis Ahli Urat.

Namun kemudian, bocah itu dirujuk ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Lebih lanjut Sri mengatakan, awalnya justru Rumah Sakit Polri tak mengetahui gejala apa yang diderita oleh anaknya.

Bahkan, tiga dokter di sana, disebutnya, tidak tahu apa yang menyebabkan anaknya kejang-kejang seperti itu.

"Prediksi awal anak saya mengidap penyakit tetanus, namun ketika diperiksa tidak ada luka atau goresan di tubuh anak saya. Maka langsung lakukanlah rontgen, tapi 3 dokter tidak mengetahui penyakit apa yang diderita anak saya, soalnya anak saya kejang kaya tetanus tapi tidak ada luka di tubuhnya," ujar Sri.

Hingga akhirnya, setelah pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa sakit yang diderita korban bullying tersebut berasal dari rahang.

Ternyata lidah anak Fatir Ahmad tersebut sudah tergigit dan dalam kondisi kritis.

permintaan terakhir Fatir Ahmad, bocah yang meninggal setelah dibully
permintaan terakhir Fatir Ahmad, bocah yang meninggal setelah dibully (Kolase Tribun Jabar (Facebook/Fatir Ahmad))

"Setelah diketahui dan anak saya dalam kondisi kritis, saat mau pakai selang untuk paru-paru anak saya sudah tidak ada," ujar Sri.

Dalam video yang sempat viral, terlihat seorang bocah mirip Fatir Ahmad sempat merintih kesakitan.

Selang infus juga terpasang ke bagian tubuhnya.

Sembari menangis, bocah itu menyebut nama bocah yang membuatnya sakit.

"Iq*** ditangkap polisi ya ma, Iq*** yang bikin kayak gini," ujar bocah tersebut.


(Tribunjabar.id)





Related Post



Comment