Advertisement

Senin, 9 September 2019 19:11 WIB

Bocah 12 Tahun Dibunuh Usai Dicabuli di Sawah

Epenz —Hot News
Bocah 12 Tahun Dibunuh Usai Dicabuli di Sawah

(Regional Kompas : Google)

Terasjabar.id - Seorang bocah laki-laki berinisial MM (12) di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibunuh setelah dicabuli atau sodomi. Kasus tersebut baru terungkap setelah polisi membongkar makam korban untuk diautopsi.

Kapolres Bogor AKBP AM Dikcy mengatakan bahwa kasus tersebut bermula saat korban pergi dari rumahnya untuk Istigosah sekira pukul 20.00 WIB pada 3 Agustus 2019 lalu. Di perjalanan, korban bertemu pelaku J (35) yang masih tetangganya.

"Korban diajak ke sawah kemudian disodomi pelaku. Tapi, korban mengancam akan melaporkan pelaku ke orang tuanya," kata Dicky, Senin (9/9/2019).

Ilustrasi Shutterstock


Keduanya pun terlibat cekcok, pada akhirnya pelaku yang panik lantas menjerat leher korban dengan sarung dan menggigit bagian tangannya hingga tewas. Setelah itu, pelaku melarikan diri dan jasad korban ditinggal di persawahan dekat rumah warga.

"Jasad korban akhirnya ditemukan warga dekat lokasi keesokan harinya dengan kondisi leher terjerat sarung dan ada bekas gigitan di tangan," jelas Dicky.

Kemudian, jasad korban diserahkan dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga. Beberapa hari berselang, polisi mendapatkan informasi adanya warga yang meninggal dunia dengan tidak wajar. "Kemudian dilaporkan ke Unit Reskrim Babakan Madang dan langsung memeriksa tempat kejadian perkara dan meminta izin untuk membongkar makam korban untuk dilakukan autopsi," ungkap Dicky.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui terdapat luka jeratan di leher serta gigitan di bagian tanahan dan kaki. Atas dasar itulah, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di daerah Garut. "Motifnya memang karena pelaku mempunyai kelainan seksual. Dan ini juga yang ketiga kalinya menyodomi korban," ucapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat Pasal 30 Ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 338 KUHP tentang dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain.

"Barang bukti yang juga diamankan ada kain sarung, kopiah korban dan handphone pelaku. Kita imbau agar para orang tua lebih peka terhadap perilaku anaknya jika mengalami perubahan tidak wajar," kata Dicky.

(Okezone.com)





Related Post



Comment