Advertisement

Senin, 9 September 2019 17:13 WIB

KASUS BULLY FATIR AHMAD - Ibu Mengungkap Kronologis Fatir Ahmad Tewas, Sempat Disuruh Mandi, Tiba-tiba Terdengar Tangisan

Malda —Berita Viral
KASUS BULLY FATIR AHMAD - Ibu Mengungkap Kronologis Fatir Ahmad Tewas, Sempat Disuruh Mandi, Tiba-tiba Terdengar Tangisan

Terasjabar.id - KASUS BULLY FATIR AHMAD - Ibu Mengungkap Kronologis Fatir Ahmad Tewas, Sempat Disuruh Mandi, Tiba-tiba Terdengar Tangisan Sri Ani Lestari (38) ibu bocah almarhum Fatir Ahmad, korban bullying teman sepermainannya mengungkap awal kronologis awal anaknya dipukul, Senin (9/9/2019).

Ani menceritakan, saat itu sekitar 15.00 WIB pada akhir bulan Agustus ia melihat korban sedang bermain dengan beberapa teman di kompleksnya.

Saat sedang bermain, ia meminta korban masuk ke dalam rumah untuk mandi.

Namun, si korban menolak dengan alasan masih ingin bermain memutari kompleks tersebut.

"Lima menit sebelum kejadian pemukulan, saya nyuruh Fatir mandi, tapi dia menolak. Saat saya ingin masuk ke dalam rumah karena Fatir masih ingin bermain, belum sempat masuk, masih di teras, saya mendengar Fatir menangis. Sontak saya langsung menghampiri dan mempertanyakan apa yang terjadi," ujar Ani saat ditemui Tribuncirebon.com, Senin (9/9/2019).

Ibu Fatir Ahmad bocah meninggal karena dibully teman, pelaku disebut ngelak.
Ibu Fatir Ahmad bocah meninggal karena dibully teman, pelaku disebut ngelak. (Kolase Tribun Jabar (Facebook/Fatir Ahmad))

Ia ditemui di sebuah rumah Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka

Setelah menghampiri, Ani mendapatkan informasi oleh teman korban, bahwa anaknya telah dipukul oleh teman sepermainannya yang berinisial I.

Mendengar informasi tersebut, ia langsung menginterogasi anaknya. Ia bertanya penyebab korban dalam kondisi menangis.

"Ketika saya tanya,'Dek sakit enggak?' Anak saya menjawab 'Enggak, mah'. Karena anak saya menjawab kayak gitu dan tidak kelihatan ada luka, saya tidak menegur anak itu (inisial I) dan saya tidak memperpanjang permasalahan tersebut karena tidak ingin ribut dengan tetangga," ucap dia.

pelaku pembully Fatir Ahmad masih tetangga
pelaku pembully Fatir Ahmad masih tetangga (Facebook/Fatir Ahmad)

Ani menambahkan, sepenglihatannya saat anaknya bermain, ia hanya melihat anaknya bermain dengan teman yang berinisial I.

Menurut Ani teman-teman yang lainnya berada jauh dari posisi anaknya dengan inisial I tersebut.

"Saya itu melihat Fatir bermain cuma dengan inisial I, teman-teman yang lainnya jauh," kata Ani.

Diketahui, bocah berusia 6 tahun, Fatir Ahmad meninggal dunia setelah dipukul dan ditendang oleh teman sepermainannya di wilayah Bekasi beberapa hari yang lalu.

Fatir mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Curhat di Medsos

Viral bocah meninggal dibully teman, namanya Fatir Ahmad.

Hal itu membuat ibu Fatir Ahmad berkoar.

Ia membuat pengakuan terkait pembully anaknya di akun Facebook Fatir Ahmad.

Dilihat Tribunjabar.id, sang ibu membalas komentar seorang warganet yang bersimpati padanya.

"Ikhlaskan... smoga dd nya tenang di sana," tulis akun Mina QueenShe Az-Zahra.

Rupanya, komentar tersebut mendapatkan balasan.

Ibu dari bocah yang meninggal karena dibully itu mengaku ikhlas atas kepergian anaknya.

Namun, ia justru mengaku tak ikhlas melihat pelaku pembully anaknya yang masih bisa tertawa.

"Sy iklas melepas anak sy tapi sy ga ikhlas krn si pelaku msh bisa tertawa dan mkn enak," tulisnya.

Tak hanya itu, ia pun membalas komentar komentar lain dari sejumlah warganet.

Memang banyak di antara warganet yang tampak penasaran atas kejadian yang menimpa Fatir Ahmad.

Sang ibu pun menjawabnya satu per satu.

"Tapi si ikbal blg sama ema nya di keroyok tapi sy lihat cuma ikbal doank," balasnya.

Ikbal diketahui adalah nama yang disebutkan Fatir Ahmad.

Sebelum meninggal, bocah lucu itu menyebut nama Ikbal yang telah membully-nya.


(Tribunjabar.id)





Related Post



Comment