Advertisement

Senin, 9 September 2019 10:20 WIB

Sanghyang Heuleut, Destinasi Wisata Danau Purba Tempat Munculnya Bidadari

Dea —Teras KBB
Sanghyang Heuleut, Destinasi Wisata Danau Purba Tempat Munculnya Bidadari

Terasjabar.id - Tak ada yang menyangka jika dibalik deru mesin pembangkit listrik PLTA Saguling, Kabupaten Bandung Barat, terdapat surga wisata tersembunyi yang menanti untuk dieksplor. Namanya Sanghyang Heuleut. 


Sanghyang Heuleut adalah surga wisata tersembunyi yang berada di Rajamandala Kulon, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Keindahan danau kecil dengan air berwarna hijau yang dikelilingi bebatuan besar itu sangat cocok dijadikan destinasi wisata di KBB, selain Lembang. 

Sanghyang memiliki arti 'sesuatu yang dianggap suci' dan heuleut berarti 'selang antara dua waktu'. Konon katanya wisata itu dulunya dijadikan tempat mandi bidadari, maka Sanghyang Heuleut diartikan tempat suci yang dikunjungi bidadari yang memiliki waktu berbeda dengan manusia.

Tempat wisata yang berada di tengah hutan dan diapit tebing itu merupakan danau purba yang merupakan hasil letusan Gunung Api Purba yang bernama Gunung Sunda. Peninggalan itu bisa dilihat dari bebatuan besar dan menjulang tinggi.

Selain bebatuan besar, terdapat saluran air terjun kecil yang mengalir dari Sungai Citarum Purba. Aliran Sungai Citarum Purba itulah yang mengairi danau hijau Sangyang Heuleut.

Kemudian, bagi Anda yang ingin berpetualang ke Sanghyang Heuleut, sebaiknya menyiapkan kondisi fisik yang fit dan prima. Sebab, dari lokasi parkir dan loket pembayaran yang berada di sekitar PLTA Saguling, Anda harus menempuh perjalanan sejauh 5 kilometer.

"Kalau diwaktu, tadi jalan kaki itu sekitar satu jam dari tempat parkir. Lumayan lelah juga," ujar Bayu Rohman, wisatawan asal Kota Bandung, belum lama ini.

Perjalanan menyusuri setapak landai dan menurun tajam di tengah hutan yang masih alami menemani hingga tujuan. Berbagai jenis flora sedikitnya mengurangi panasnya perjalanan ditambah keringat yang mengucur.

Selepas melewati turunan, suguhan aliran sungai yang jernih dan bebatuan akan menyambut perjalanan Anda. Ada pula warung milik warga setempat. Itu belum sampai ke danau yang dituju, sebab Anda harus melanjutkan perjalanan dengan menelusuri pinggiran tebing kawasan hutan.

"Tadi sangat capek. Tapi pas sampe sini, terbayar semuanya. Saya gak bisa renang, tapi tergoda sekali ingin renang karena airnya jernih. Jadinya sewa pelampung," kata Bayu. 

Kedalaman air dan tingginya tempat loncat pun sangat cocok bagi Anda yang suka adrenalin. Jangan khawatir, bagi Anda yang tak bisa berenang dan tak menyukai ketinggian, pengelola sudah menyiapkan pelampung yang disewakan seharga Rp 10 ribu saja. Sepuasnya. 

Untuk menikmati panorama alam Sanghyang Heuleut, akan cukup membayar Rp 15 ribu per orang. Harga yang masih tergolong murah jika dibandingkan dengan suguhan panorama alam dan keindahan tempat wisatanya.

"Iya sebanding lah kalau harga tiket sama tempat wisatanya," ceritanya.


(SDK)

Sanghyang Heuleut Destinasi Wisata Danau Purba Bidadari Bandung Barat



Related Post



Comment