Advertisement

Lion Air Resmi 'Pensiunkan' JT 610 dan Ganti Nomor Penerbangannya

Malda 7 11 18 Hot News
Lion Air Resmi 'Pensiunkan' JT 610 dan Ganti Nomor Penerbangannya

Terasjabar.id - Jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang pada Senin (29/10/2018) meninggalkan duka yang mendalam bagi semua pihak.

Tak hanya keluarga korban, duka yang mendalam itu juga dirasakan oleh maskapai penerbangan Lion Air yang berlambang singa terbang itu.

Lion Air pun memutuskan untuk 'memensiunkan' nomor penerbangan JT 610 dari rute Jakarta-Pangkalpinang.

Dan kini, rute penerbangan tersebut memiliki nomor baru.

"Iya betul, sudah diganti nomor penerbangannya," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada Kompas.com, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Kini, Lion Air JT 610 itu telah digantikan dengan nomor JT 216.

Nomor ini akan diberikan untuk keberangkatan pesawat pukul 06.10 WIB dan jadwal tiba pukul 07.20 WIB.

Sementara untuk rute penerbangan Pangkalpinang-Jakarta, nomor penerbangan yang digunakan adalah JT 217.

Nomor ini akan diberikan pada pesawat dengan jadwal keberangkatan pukul 08.00 WIB dan tiba pukul 09.15 WIB.

Dilansir dari Tribun Jakarta, kode JT pada maskapai penerbangan Lion Air adalah kode yang diberikan oleh International Air Transport Association (IATA).

Sedangkan nomor di belakang kode maskapai diberikan oleh Kementerian Perhubungan setelah sebelumnya diajukan oleh pihak maskapai.

Sebagaimana diketahui, kabar duka kembali datang dari dunia penerbangan Indonesia.

Pesawat Lion Air JT 610 dilaporkan jatuh di perairan Karawang pada hari ini, Senin (29/10/2018) pagi.

Sebelumnya, pesawat dilaporkan hilang kontak sesaat setelah pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju Pangkal Pinang.

Pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang itu membawa total 189 penumpang.

178 di antaranya adalah penumpang dewasa.

Ada 1 penumpang anak-anak, 2 penumpang bayi, 2 pilot dan 5 awak atau flight attendant.

Diketahui, pesawat yang juga membawa sejumlah pegawai Kemenkeu dan anggota Polri ini merupakan pesawat baru.

Pesawat ini dibuat pada tahun 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018.

Pesawat ini juga telah dinyatakan layak beroperasi oleh Corporate Communications Lion Air.

 

 

(Tika/Sumber:Grid.ID)

 

Related Post

Comment