Advertisement

Jumat, 6 September 2019 08:36 WIB

Kapolda: Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Gadis Badui Sangat Keji

Muhammad Fauzi Fikri —Hot News
Kapolda: Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Gadis Badui Sangat Keji

Terasjabar.id - Kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan tiga tersangka terhadap gadis Badui berinisial SW (13) dinilai sangat keji.

Ketiga tersangka yang ditangkap di Ogan Komering Ulu, Sumsel dan Bogor masing-masing berinisial AR, F, dan AMS.

Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir mengungkapkan fenomena kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polda Banten  semakin hari semakin keji.

Termasuk kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap gadis Badui.

"Bahwa fenomena pembunuhan modusnya semakin hari semakin lebih mengarah kepada arah terhadap peningkatan tingkat kekejian," kata Kapolda saat ekspos kasus pembunuhan dan pemerkosaan gadis Badui di Mapolda Banten, Kamis (5/9/2019).

Kapolda menyebutkan, dari 12 kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polda Banten selama tahun 2019, kasus pembunuhan gadis Badui lah yang terkeji.

Sebab, para pelaku menghabisi nyawa korban kemudian memperkosa secara bergiliran dengan kondisi sudah tewas.

Apalagi, ketiga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan masih tergolong remaja. Bahkan, salah satu pelaku masih berstatus pelajar kelas 2 SMA di Kabupaten Lebak.

"Bahwa kejadian ini memang dangan tidak biasa, di luar kebiasaan. Pelaku tiga orang melakukan pemerkosaan dalam kondisi meninggal terluka parah, pergelangan putus kiri dan kanan. dengan kondisi tersebut, tiga pelaku bergiliran melakukan pemerkosaan," ujarnya.

Dengan kejadian tersebut, Kapolda mengimbau kepada para orang tua agar lebih peduli terhadap pergaulan anak-anaknya.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum Polda Banten untuk menjaga keluarganya, memberikan nasehat dalam hal pergaulan, dalam hal tata krama sopan santun, sehingga menjaga lingkungan keluarga dalam hal-hal seperti ini," katanya.




(iNews.id)





Related Post



Comment