Advertisement

Kamis, 5 September 2019 19:24 WIB

Masyarakat Menikmati Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan Ke 521

S.N.A —Teras Kuningan
Masyarakat Menikmati Karnaval Budaya  Hari Jadi Kuningan Ke 521

Terasjabar.id - Puluhan ribu masyarakat dari peloksok pedesaan yang haus hiburan membanjiri kota Kuningan sepanjang jalan Siliwangi sejak Kamis pagi (5/9-2019) untuk me-nyaksikan Karnaval Budaya dalam rangkaian Hari Jadi Kuningan ke 521.

Jalan Siliwangi yang ditutup sejak pukul 07.00 hingga pukul 16.00 WIB praktis membuat macet arus lalu lintas ditiap sudut seputar kota Kuningan.

Lebih dari 100 kelompok/komunitas yang terdiri dari Dinas SKPD, TNI/Polri, PNS, Perguruan Tinggi, SMA/SMK,SMP MTs, Ormas OKP,  Perbankan, BUMD, LSM, komunitas Roda dua dan Roda 4 turut ambil bagian memeriahkan pawai alegoris dan karnaval budaya.

Peserta karnaval dilepas depan gedung pendopo, menyisir ruas jalan Siliwangi dan melintas panggung kehormatan di

depan Taman Kota Kuningan.

(Pelajar dan Pramuka turut ambil bagian pada karnaval budaya Kuningan)

Nampak Bupati H Acep Purnama, Wakil Bupati H Ridho Suganda, ketua umum Tim PKK Hj Ika Purnama, Forum Koord Pimpinan Daerah dan para kepala SKPD mengenakan busana adat sunda.

Karnaval budaya kali ini dikemas dengan atrakasi wisata yang beragam. Salah satunya peserta favorit patut diberi 'acungan jempol' yaitu, teater jalanan Universitas Kuningan (Uniku) dengan mengangkat thema "Kering".

"Kering" kata Arip Hidayat MPd dosen PBSI  Uniku, merupakan metafor dari kondisi dan situasi saat ini, baik tentang alam maupun manusia. Kering alam menyebabkan bencana, kering pikiran dan hati manusia menyebabkan hilangnya sisi kemanusiaan. "Kering" bukan hanya soal musim, kering bukan hanya soal hujan, kering bukan hanya soal debu, tapi soal kita semua, soal kehidupan, tuturnya disela-sela pawai.

BUDAYA NASIONAL

Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Drs H Maman Hermansyah,MSi didampingi sekertaris Drs Tedi Suminar MSi mengemukakan bahwa, kemeriahan karnaval dan pawai alegoris tahun ini tidak jauh berbeda    dengan kemeriahan tahun sebelumnya.

Antusias masyarakat baik peserta maupun penonton cukup tinggi. Terutama masyarakat yang datang dari peloksok desa merasa senang dan menikmatinya, tuturnya.

Alhamdulillah karnaval berjalan lancar dan tertib, imbuhnya.

Sementara itu, karnaval kali ini  di bagi 3 Kelompok yakni, karnaval budaya diikuti  38 SKPD dengan menampilkan budaya daerah yang didukung danggar seni.

Karnaval Alegoris diikuti 48 peserta terdiri dari sekolah , lembaga dan kelompok masyarakat, sedangkan

kendaraan hias diikuti 16 peserta terdiri dari skpd, perbankan/BUMD, kelompok masyarakat dan swasta lainnya.

Karnaval kali ini kata Tedi Suminar, lebih dikemas pada atraksi budaya dengan thema Spirit Saunggalah dalam kebinekaan yang mengangkat budaya lokal dan nusantara, paparnya.

Diharapkan melalui karnaval budaya ini pada gilirannya Kuningan akan menjadi daerah tujuan wisata, pungkasnya.

(H WAWAN JR)





Related Post


 


Comment