Advertisement

Kamis, 5 September 2019 18:17 WIB

Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Gadis Badui, Polisi: 1 Pelaku Pelajar SMA

Fahrul Maulana —Hot News
Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Gadis Badui, Polisi: 1 Pelaku Pelajar SMA

Terasjabar.id - Satu dari tiga tersangka pembunuh dan pemerkosa gadis suku Badui, masih berstatus pelajar. Pelaku AR (15) masih duduk di bangku kelas 2 SMA di salah satu SMA Kabupaten Lebak, Banten.

"Ada satu pelaku di bawah umur 15 tahun dan masih berstatus pelajar kelas 2 SMA," kata Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir, di Mapolda Banten, Kota Serang, Kamis (5/9/2019).

Peranan remaja tersebut yakni membantu kedua pelaku memerkosa korban S (13). AR juga membekap mulut korban agar tidak berteriak. Lalu dia juga memerkosa korban, dan melakukan pembacokan satu kali.

Kapolres Lebak, AKBP Dani Arianto mengatakan, walau masih di bawah umur namun polisi tetap menjerat pelaku dengan pasal 340 KUHP.

"Secara otomatis hukumannya pasti setengahnya yang masih di bawah umur," katanya.

Sebelumnya, tim Resmob Polda Banten menangkap tiga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan gadis suku Badui. Penangkapan dilakukan terpisah di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan Bogor.

Salah satu pelaku, SW, mengaku, dia dan dua temannya tega memerkosa korban lantaran korban sering diketahui sendirian di gubuk itu. Kondisi itu mendorong ketiga pelaku berencana memperkosa korban.

Mereka membunuh korban karena panik. Saat diperkosa para pelaku, S melakukan perlawanan, dan berteriak-teriak sehingga mereka khawatir aksinya ketahuan orang lain.

"Kami membunuh korban motifnya karena gugup, dia teriak-teriak, kami takut ketahuan," ujar SW.

Jasad S ditemukan dalam kondisi telentang di sebuah saung. korban tak mengenakan busana dari pinggang ke bawah. Sementara bagian wajah korban bersimbah darah.

(iNews.com)





Related Post



Comment