Advertisement

Diduga sebar hoaks penculikan anak di Pontianak, Noviana ditangkap polisi

Nada 7 11 18 Hot News
Diduga sebar hoaks penculikan anak di Pontianak, Noviana ditangkap polisi

Terasjabar.id- Noviana (30), warga Pontianak, Kalimantan Barat, diamankan tim Reskrim Polresta Pontianak. Dia diduga menyebarkan hoaks penculikan anak yang membuat masyarakat resah. Kini Noviana mendekam di balik jeruji.

"Benar yang bersangkutan kami amankan, karena diduga sebar hoaks tentang penculikan anak," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (6/11) malam.

Kasus itu berawal saat Noviana, mengomentari status warganet di kolom komentar media sosial Facebook, Minggu (4/11) siang lalu. Dia menuliskan penculikan anak terjadi di Tanjung Hulu, Pontianak Timur.

Tulisan itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Tidak lama kemudian, tim Reskrim Polresta Pontianak bergerak melakukan penyelidikan dan menemukan Noviana.

"Kita interogasi, dia (Noviana) mengakui itu postingan dia di kolom komentar. Jadi, kita langsung lakukan penyelidikan," ujar Husni.

"Belakangan, postingan itu tidak benar. Kita temui lagi yang bersangkutan, tetap ngotot itu benar. Dia mengaku ada temannya yang juga jadi saksi penculikan anak itu," ujar Husni.

Belakangan, penunjukkan teman itu diduga hanya sebagai alibi Noviana untuk menutupi kebohongannya. Sebab, temannya mengaku disuruh Noviana untuk mengakui adanya penculikan itu.

"Jadi, kita pastikan kabar penculikan anak itu tidak benar. Pelaku kita amankan Senin (5/11) kemarin. Kita tetapkan tersangka dengan jeratan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Handphone pelaku jadi barang bukti," terang Husni.

Husni mengingatkan, kasus itu harus menjadi pembelajaran masyarakat agar tidak menyebarkan kabar bohong.

"Karena itu sudah diatur Undang-undang ITE dan tim siber Polri, terus bergerak patroli," tandas Husni.

(Nada/Sumber:Merdeka.com)

Related Post

Comment