Advertisement

Banjir Rendam Kompleks Dosen IKIP dan Perumahan TNI AL Bekasi

S.N.A 6 11 18 Hot News
Banjir Rendam Kompleks Dosen IKIP dan Perumahan TNI AL Bekasi

Terasjabar.id – Banjir setinggi 50 sentimeter (cm) merendam kompleks dosen IKIP RW 02, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Banjir disebabkan hujan dengan itensitas tinggi di wilayah tersebut.


Tandon air yang disediakan pemerintah setempat, diakui warga masih belum efektif mengatasi banjir.

"Ini tandon atau penampungan air yang ada hanya uji coba. Cuma dikit sih pengaruhnya, karena di sini masih saja tetap banjir. Ketinggian air belum ketahuan karena awal mula hujan. Tapi ada sekitar 50 sentimeteran," kata Udin Konan (55), warga RT 04 RW 05 Kompleks Dosen IKIP, saat melihat kondisi tandon air di lokasi, Selasa (6/11/2018).


Foto: Okezone/Wijayakusuma 

Ia menjelaskan, air hujan yang meluap juga menyebabkan sampah-sampah berkerumun di sepanjang area banjir. Akibatnya, banyak saluran air yang tersumbat, sehingga harus dibersihkan oleh warga setempat.

"Sampah setiap hujan pasti ada mengambang. Itu mah ulah warga masing-masing. Kalau mau tertib mah, ya harusnya kesadaran sendiri," ungkap pria yang sejak 1975 menempati wilayah tersebut.

Ia berharap banjir di wilayahnya dapat segera mendapat mendapat perhatian serius, baik dari pemerintah daerah maupun warga setempat yang diakui kerap mengabaikan kebersihan lingkungan.

"Agar tertib sajalah, biar tidak terlalu kumuh," imbuhnya.

Foto: Okezone/Wijayakusuma 

Banjir setinggi 60 cm juga mengenangi di Kompleks TNI Angkatan Laut (AL), Jatikramat, Jatiasih, yang juga menjadi titik langganan banjir.

"Ketinggian kurang lebih 60 sentimeter, itu sudah biasa kalau hujan sekitar sejaman. Tapi kalau seharian bisa lebih dari satu meter," kata warga setempat, Lutfi Mubarok.

Menurut Lutfi, pemerintah daerah kurang serius menangani permasalahan banjir di wilayahnya. Hal ini disebabkan minimnya pemberitaan setiap kali terjadi banjir di wilayah tersebut.

"Padahal banjir disini mah sudah puluhan tahun. Tapi karena memang jarang diekspos media, makanya pemerintah daerah seolah abai dan nggak serius mau nanganin," ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono mengatakan, ada beberapa Kecamatan di Kota Bekasi yang wilayahnya terdampak banjir pada Selasa sore.

"Untuk di Kecamatan Rawalumbu, titik banjir ada di Perumahan Pondok Hijau Permai (PHP) dan Perumahan Rawalumbu. Kecamatan Jatiasih di Perumahan Dosen IKIP," paparnya.

Adapun ketinggian rata-rata air yang menggenangi perumahan tersebut, yakni berkisar 20-30 sentimeter.

"Wilayah di kecamatan tersebut, kalau hujan hanya setengah sampai sejam an, bisa banjir 20-30 sentimeter," pungkasnya.

(Sari/Sumber : Okezone.Com)

Related Post

Comment