Advertisement

Kepsek SMA Negeri 1 Cimahi Keluhkan Pembangunan Bak Sampah Oleh Pemkot Cimahi di Dekat Sekolahnya

Admin B 6 11 18 Hot News
Kepsek SMA Negeri 1 Cimahi Keluhkan Pembangunan Bak Sampah Oleh Pemkot Cimahi di Dekat Sekolahnya

Terasjabar.id - Pihak SMA Negeri 1 Cimahi mengeluhkan pembangunan bak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sekitar Pasar Atas Baru (PAB) Cimahi yang dibangun oleh Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Cimahi, Dodi Sularto mengatakan, keluhan tersebut karena saat ini SMA Negeri 1 Cimahi telah didorong oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi untuk mengikuti lomba sekolah berbudaya lingkungan.


"Alhamdulillah kita sudah mendapat penghargaan dari provinsi dan sekarang masih dibimbing untuk maju mendapatkan penghargaan Adiwiyata, sehingga ironis ketika ada bak sampah di dekat sekolah," ujarnya saat ditemui di Pasar Atas Baru Cimahi, Selasa (6/10/2018).

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, SMA Negeri 1 Cimahi meminta solusi terbaik terhadap Disdagkoperin Kota Cimahi.

Sebab, dengan adanya bak sampah bisa berpengaruh terhadap penilaian lomba sekolah berbudaya lingkungan, terlebih SMA Negeri 1 Cimahi akan maju ke tingkat nasional atau Adiwiyata.

"Terkait pembangunan bak sampah itu memang sosialisasinya sudah tapi kita tidak diundang makanya kita mengajukan untuk meminta solusi," kata Dodi.


Atas hal tersebut, pihaknya meminta terhadap pemerintah Kota Cimahi agar bak sampah tersebut tidak mengganggu pada aktivitas sekolah di SMA Negeri 1 Cimahi.

"Kalau sudah dibangun kami tidak bisa mencegah tapi TPS itu jangan sampai mengganggu dengan bau sampah, caranya harus ditutup rapat untuk meminimalisir baunya karena lokasinya bersebelahan dengan sekolah," katanya.

Menurutnya, hal tersebut agar tidak mengganggu kegiatan siswa di sekolah, sehingga solusi yang diajukan oleh pihaknya yakni sampah harus diolah dengan teknologi yang tepat guna agar tidak mengeluarkan bau tak sedap.

"Kalau misalkan masih mengeluarkan bau pasti kami akan komunikasikan lagi supaya tidak mengganggu proses ngajar mengajar," kata Dodi.

(Ren/Sumber:Tribunjabar.id)


Related Post

Comment