A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/Article.php

Line Number: 287

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjabar.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 287
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjabar.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
Pejabat Pelabuhan Batam Ditangkap Tangan Terima Suap di Jakarta Selatan | Teras Jabar
Advertisement

Pejabat Pelabuhan Batam Ditangkap Tangan Terima Suap di Jakarta Selatan

Malda 6 11 18
Pejabat Pelabuhan Batam Ditangkap Tangan Terima Suap di Jakarta Selatan

Terasjabar.id - Aparat Polda Kepulauan Riau melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulau Sambu, Batam berinisial TS dan Kepala Cabang PT Garuda Mahakam Pratama, Batam berinisial ESH alias E. Keduanya ditangkap di salah satu restoran di kawasan Jakarta Selatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, keduanya tertangkap tangan saat melakukan tindak pidana penyuapan. Tempat tersebut dipilih untuk menghindari pantauan aparat penegak hukum.

"ESH ini berencana menemui TS untuk menyerahkan sejumlah uang. Pemberian uangnya dilakukan di Jakarta untuk kelancaran aktivitas PT Garuda Mahakam Pratama," ujar Dedi, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Dalam operasi itu, polisi juga menyita barang bukti uang tunai sebesar USD 9.200 yang rencananya akan diserahkan ESH kepada TS. Uang itu diduga sebagai pemulus agar diberikan fasilitas kelancaran dalam labuh layar dan bongkar muat kapal yang dilakukan oleh PT Garuda Mahakam Pratama.

Berdasarkan penyelidikan sementara, PT Garuda Mahakam Pratama diduga bukan hanya sekali ini menyuap KSOP Pulau Sambu. Penyuapan pertama, diberikan PT Garuda Mahakam Pratama sebesar USD 10.000, suap kedua USD 10.000 dan ketiga sebesar USD9.200.

3 Kali Suap

"Pemberian suap ini sudah dilakukan tiga kali agar semua usaha PT Garuda Mahakam Pratama ini dilancarkan," kata Dedi.

Saat ini kedua tersangka telah dibawa ke Mapolda Kepulauan Riau untuk proses penyidikan lebih dalam. Untuk kepentingan proses penyidikan, keduanya ditahan selama 20 hari ke depan.

(Tika/Sumber:Liputan6.com)

Related Post

Comment