Advertisement

Selasa, 6 November 2018 09:21 WIB

Ma'ruf Amin mengaku sudah lama tahu Yusril berniat gabung

Dea —Hot News
Ma'ruf Amin mengaku sudah lama tahu Yusril berniat gabung

Terasjabar.id- Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengaku sudah mengetahui lama keinginan advokat Yusril Ihza Mahendra untuk bergabung. Dia bahkan pernah bertemu, dan mendengar langsung keinginan tersebut dari Yusril.

"Alhamdulillah memang sudah lama pernah bertemu saya bahwa dia akan bergabung," ucap Ma'ruf di kediaman pribadinya, Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Selasa (6/11).

Dia menuturkan, dengan bergabungnya Yusril, tentu akan menambah Kekuatan. Dan jelas menambah besarnya dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf.

"Dengan bergabungnya Yusril, tentu kita akan menambah kuat, dan menambah besar dukungan, apalagi dia bersedia sebagai lawyer dari pada Capres Jokowi dan Cawapres saya," pungkasnya.

Hari ini Ma'ruf menerima silaturahmi para kiai dan ulama Jakarta Barat di kediamannya. Dalam pertemuan tersebut, Ma'ruf menyampaikan pesan kebangsaan.

"Hari ini saya menerima teman-teman para ulama khususnya dari NU Jakbar. Jadi kita mengadakan pengajian membahas berbagai masalah keagamaan, kebangsaan, kenegaraan," ucap Ma'ruf.

Menurut dia, meningkatkan pemahaman tentang keagamaan dan kebangsaan yang tepat, itu hukumnya wajib. Karena akan semakin menjaga kebinekaan.

"Kita tingkatkan pemahaman dan jaga pengabdian kita dalam masalah keagamaan, di mana juga pemahaman kebangsaan negara kita sebagai warga bangsa yang punya tanggung jawab kebangsaan. Pemahamannya harus tepat, lurus dan juga bagaimana kita mengawal bangsa negara ini, termasuk secara terus-menerus termasuk mengawal dalam rangka Pileg maupun Pilpres, supaya negara kebangsaan negara Kebinekaan dan kemajemukan ini bisa terkawal dengan baik," ungkap Ma'ruf.

Ketua Majelis Ulama Indonesia ini juga meminta para kian agar jangan sampai menimbulkan perpecahan. Terutama dengan menggunakan berita hoaks dan fitnah.

"Walaupun kita, misalnya ingin membela salah satu Capres atau salah satu Caleg itu, kita tetap berperilaku jujur dan jangan melakukan kebohongan-kebohongan, kemudian jangan menghina pihak orang lain. Tapi jangan terprovokasi dan terpengaruh melihat berita-berita yang tidak benar. Bahasa kita tabayun dulu, jangan begitu percaya dan tetap menjaga keutuhan bangsa," jelas Ma'ruf.

Sementara itu, salah satu perwakilan kiai dan ulama, Fahrur Rozy membacakan pernyataan sikap yang dinamakan Deklarasi Situbondo 12. Yang pertama, dia menuturkan, berkhidmat dan istiqamah di ilahi kalimatillah untuk menjaga keutuhan negara kesatuan RI dari potensi ancaman laten baik dari dalam maupun luar.

"Kedua, berpartisipasi aktif mengamankan dan menjaga Pemilu 2019 yang jujur dan adil berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ketiga, berperan aktif merawat dan menjaga Bhineka Tunggal Ika di masyarakat, dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan yang berpihak pada semangat Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Basyaria," jelas Fahrur.

Dalam pertemuan tersebut, para kiai juga mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. "Bela ulama dukung ulama, pilih ulama, bersama 01 Indonesia maju," pungkasnya.

(Nada/Sumber:Merdeka.com)

Ma'aruf Yusril gabung



Related Post



Comment