Advertisement

Memeras, Tiga Wartawan Gadungan Ditangkap Polisi

Memeras, Tiga Wartawan Gadungan Ditangkap Polisi
Editor: Alip Bagja Nur Ilahi Hot News —Selasa, 27 Agustus 2019 16:17 WIB

Terasjabar.id – Tiga orang oknum yang mengaku sebagai wartawan, melakukan tindak pidana pemerasan terhadap seorang warga Bantul. Mereka ditangkap petugas kepolisian, setelah korban bersama polisi menjebak korban untuk bertemu. 

Tiga oknum yang mengaku wartawan yang ditangkap adalah DT (30) TS (50) yang merupakan warga Bekasi, Jawa Barat. Satu tersangka lagi, berinisial MS (46) warga Bantul, DIY. Mereka ditangkap pada Rabu (21/8/2019) di salah satu rumah makan di Bantul.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Rico Sanjaya mengatakan aksi pemerasan ini dilakukan para tersangka pad Selasa (20/8/2019). Saat itu korban yang tinggal di Kasihan, Bantul diikuti tersangka usai pulang dari rumah sakit Bethesda. Ketika makan siang dengan perempuan yang bukan merupakan istrinya, salah satu pelaku mendokumentasikan. 

Korban yang pulang ke rumahnya, kemudian didatangi pelaku yang bergaya hendak melakukan konfirmasi terhadap foto yang mereka miliki. Hal ini membuat korban meminta agar tidak dipublikasikan. Namun para pelaku minta uang hingga Rp100 juta. Lantaran tidak disanggupi, akhirnya disepakati Rp50 juta. Korban sudah memberikan uang hingga Rp15 juta baik diberikan langsung maupun dengan cara mentransfer.

“Saat ketemu itu sudah diberi, dan korban juga mentransfer,” jelas Kasat dalam keterangan di Mapolres Bantul, Selasa (27/8/2019). 

Para pelaku terus meminta kepada korban untuk membayarkan uang kekurangan pembayaran. Namun korban yang sadar menjadi korban pemerasan melaporkan kasus ini ke polisi. Hingga akhirnya para korban dijebak dan diajak bertemu di sebuah rumah makan di Bantul oleh korban. Saat itulah petugas langsung mengamankan tersangka.“Untuk menangkap mereka kita jebak dan mereka datang,” jelasnya.

Selain mengamankan tiga pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 kamera, 2 Handphone, 3 kartu pers 1 mobil Daihatsu Xenia. Para pelaku akan dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman maksimal kurungan 9 tahun.

Sementara itu tersangka MS, mengaku baru pertama kali melakukan pemerasan. Tugas dia adalah melakukan konfirmasi kepada korban. “Saya tugasnya konfirmasi, karena minta tidak diberitakan akhirnya nego,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

(SINDOnews.com)

Memeras Tiga Wartawan Gadungan Ditangkap Polisi


Related Post



Loading...