Advertisement

Berikut Beberapa Perubahan Pada Kaki Pertanda Kamu Mengalami Masalah Kesehatan, Penting Guys !

S.N.A 5 11 18 Teras Health
Berikut Beberapa Perubahan Pada Kaki Pertanda Kamu Mengalami Masalah Kesehatan, Penting Guys !

Terasjabar.id - Kesehatan itu sangat penting untuk diperhatikan. Namun, tidak semua orang memiliki kesadaran lebih akan kesehatannya sendiri karena tidak semua masalah kesehatan memunculkan tanda pada fisikmu.

Seorang dokter, dr Dawn Harper mengatakan bahwa ada beberapa hal dari kaki yang dapat mengungkapkan hal-hal tentang kesehatan kita, dan tanda-tanda tidak boleh diabaikan.

Dikutip dari Daily Mail, berikut tanda-tanda di kaki yang bisa mengungkapkan adanya masalah kesehatan.

1. Bentuk
Foto: Thinkstock 

Coba kamu berdiri dengan kaki telanjang di atas lantai. Apakah semua telapak kaki menyentuh lantai? Atau ada lengkungan yang menyebabkan tidak seluruhnya menyentuh lantai?

Menurut dr Harper, jika seluruh telapak kaki menyentuh lantai, itu menandakan adanya tulang yang patah, peradangan sendi atau masalah saraf yang sebelumnya tidak kamu ketahui.

Gejalanya bisa memburuk jika mengalami rasa sakit di lengkungan telapak kaki, bengkak, atau nyeri di punggung kaki.

Selain itu, jempol kaki juga harus lurus dan sejajar dengan jari kaki lainnya. "Jika jempol bengkok ke arah jari-jari kaki yang lain dan ada seperti benjolan besar di dasar jempol kaki, kamu mungkin memiliki bunion (benjolan tulang di pangkal jempol kaki)," kata dr Harper.

Bunion hanya bisa disembuhkan melalui operasi. Diperkirakan sekitar 14 juta orang di Inggris memiliki bunion.


2. Warna dan suhu
Foto: Thinkstock

Lihat warna kakimu, apakah ada warna biru atau kehitaman? Jika ya, bisa jadi itu menandakan sirkulasi darah yang buruk.

"Coba tekan ke dalam jari-jari kakimu. Kulit harus pucat dan kembali ke warna normal segera setelah kamu melepaskan tekanan. Jika ini memakan waktu lama, maka disebut capillary return yang buruk dan bisa menjadi tanda masalah sirkulasi," jelas dr Harper.

Suhu dingin pada kaki juga bisa menandakan adanya masalah sirkulasi. dr Harper mengatakan dalam kasus ekstrem, sirkulasi yang buruk dapat menyebabkan gangren.

Ini juga bisa menandakan masalah sirkulasi di anggota tubuh lain, sehingga penting untuk dilakukan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.


3. Kram
Foto: thinkstock 

Jangan menyepelekan kram. Kram tidak hanya terjadi pada orang tua, namun siapa saja bisa merasakannya. Meskipun normal, kram yang terus-menerus bisa menandakan adanya aliran darah yang buruk.

Ketika tubuh memiliki cairan dan elektrolit yang renda, otot akan menjadi rentan terhadap kejang dan kram. Maka ini pentingnya untuk tetap terhidrasi.

Jika kram menjadi kronis dan berulang, mungkin menandakan adanya masalah kompresi saraf. Ini bisa jadi disebabkan kekurangan mineral, seperti kalsium, kalium, dan magnesium.


4. Kuku
Foto: Thinkstock 

Kamu perlu waspada kalau kukumu berwarna kuning. Bukan karena terlalu sering menggunakan cat kuku, namun kuku kuning bisa menandakan adanya infeksi jamur.

Pada kondisi ini, kuku bisa menjadi rapuh, semakin tebal, dan berubah bentuk, atau bahkan kadang-kadang sakit. Ini paling sering terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah.

"Jika kamu melihat apa yang tampak seperti memar di bawah kuku tetapi tidak ingat telah melukainya, penting untuk memeriksakannya karena kadang-kadang kanker kulit dapat berkembang di bawah kuku dan ini membutuhkan pengobatan yang mendesak," kata dr Harper.


5. Kulit kering dan pecah-pecah
Foto: ilustrasi kaki

Kulit di tumit kakimu kering dan bahkan pecah-pecah? Ini bukan karena kamu jarang menggunakan sepatu, ternyata ini suatu kondisi penebalan kulit atau disebut hiperkeratosis.

Orang tua memiliki risiko kondisi ini lebih tinggi karena jaringan lemaknya sudah berkuang.

Penyebab lain dengan kondisi kulit seperti itu mungkin adanya dermatitis, psoriasis, eksim atau keratoderma.


6. Bau
Foto: Getty Images

"Kaki bau bisa menjadi tanda infeksi, yang paling umum adalah kaki atlet, yang disebabkan oleh jamur," ungkap dr Harper.

Gejalanya disertai gatal, menyengat, melepuh, retak, atau kering di antara jari-jari kaki dan telapak kaki. Ini mungkin terjadi karena kamu menyentuh permukaan yang terkontaminasi jamur.

Gantilah kaus kaki setiap hari untuk menghindari adanya infeksi jamur atau bakteri.

(Sari/Sumber : Detik.Com)

Related Post

Comment